INDOZONE.ID – Kasus penemuan bayi di toilet portabel saat festival musik Electric Forest di Michigan, Amerika Serikat, kini ditangani FBI.
Biro investigasi federal itu menawarkan hadiah sebesar USD15.000 atau sekitar Rp270 juta, bagi siapa pun yang memberikan informasi yang mengarah pada identifikasi dan penangkapan pihak yang bertanggung jawab.
Penemuan tersebut terjadi di area perkemahan festival Electric Forest di Rothbury, Michigan, pada akhir Juni 2026 lalu.
Jasad bayi ditemukan oleh seorang petugas penyedia toilet portabel ketika sedang melakukan perawatan rutin.
Dalam pernyataan yang dirilis Senin (13/7), FBI mengumumkan hadiah sebesar USD15.000 untuk informasi yang dapat membantu proses penyelidikan, mulai dari identifikasi, penangkapan, hingga penghukuman pelaku.
Baca juga: Pria Rampok Bank Pakai Kucing Curian, Aksinya Gagal Total
Baca juga: ‘Batman' Meksiko Ikat Pencuri Motor di Tiang Lampu
Sebelumnya, Kepolisian Negara Bagian Michigan juga telah meminta bantuan masyarakat yang berada di lokasi festival.
Polisi mengimbau siapa pun yang melihat aktivitas mencurigakan atau memiliki informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor.
Polisi Ungkap Hasil Awal Otopsi
Sejauh ini, aparat belum mengungkap identitas bayi, termasuk jenis kelamin maupun penyebab pasti kematiannya.
Namun, hasil otopsi sementara menunjukkan bayi tersebut diduga lahir dalam keadaan hidup dan memiliki peluang untuk bertahan hidup.
Menurut Kepolisian Negara Bagian Michigan, sejumlah detail sengaja dirahasiakan demi menjaga integritas penyelidikan.
Informasi terkait kondisi bayi, barang bukti, maupun kronologi lengkap baru akan dibuka jika tidak mengganggu proses hukum.
Penyelenggara Electric Forest juga menyampaikan pernyataan resmi setelah kasus tersebut mencuat.
"Kami sangat sedih harus menyampaikan kabar buruk ini kepada Anda. @michstatepolice terus menyelidiki peristiwa tragis ini, mohon bantuan Anda dalam bentuk apa pun. Markas besar sangat berduka dan tahu bahwa keluarga Forest kami juga merasakan hal yang sama," di akun Instagram-nya.
Sementara itu, Kepolisian Negara Bagian Michigan menegaskan akan terus bekerja sama dengan FBI hingga pelaku berhasil diidentifikasi.
Mereka juga menyatakan tetap optimistis bahwa kombinasi penyelidikan lapangan, laporan masyarakat, dan analisis forensik akan membantu mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas kasus tragis tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: CBS News