INDOZONE.ID - Dennis Rader dikenal sebagai salah satu pembunuh berantai paling mengerikan dalam sejarah kriminal Amerika.
Melansir laman Biography, ia dijuluki BTK Killer, singkatan dari Bind, Torture, Kill atau mengikat, menyiksa, dan membunuh, metode brutal yang digunakan dalam serangkaian kejahatannya.
Di balik sosoknya yang tampak seperti pria keluarga biasa, tersimpan identitas gelap yang selama bertahun-tahun berhasil ia sembunyikan.
Awal Kehidupan Dennis Rader
Dennis Lynn Rader lahir pada 9 Maret 1945 di Pittsburg, Kansas, lalu tumbuh besar di Wichita.
Dari luar, kehidupannya terlihat normal. Ia sempat bergabung dengan Angkatan Udara Amerika Serikat, bekerja, menikah dengan Paula Dietz, dan memiliki dua anak.
Dennis bahkan dikenal aktif di lingkungan tempat tinggalnya. Ia pernah menjadi pemimpin Pramuka, aktif di gereja, serta bekerja sebagai petugas kepatuhan kota, sosok yang dikenal disiplin dan tegas terhadap aturan.
Akan tetapi, kehidupan “normal” itu ternyata hanya satu sisi dari dirinya.
Awal Teror BTK
Melansir Biography, aksi pembunuhan pertama Dennis Rader terjadi pada 15 Januari 1974, ketika ia membunuh empat anggota keluarga Otero di rumah mereka di Wichita, Kansas.
Kasus itu langsung mengguncang publik karena kekejamannya.
Kemudian, pembunuhan demi pembunuhan kembali terjadi. Korban-korbannya dibunuh dengan pola serupa dengan diikat, disiksa, lalu dihabisi.
Hal yang membuat kasus ini semakin mencekam adalah Dennis kerap mengirim surat ke media dan polisi, berisi pengakuan, petunjuk, bahkan ejekan terhadap aparat yang berusaha menangkapnya.
Dari sinilah nama BTK mulai dikenal luas.
Hidup Ganda yang Sulit Dipercaya
Baca juga: Tantangan Iseng Berujung Maut: Kisah Tragis Sam Ballard yang Menelan Siput Hidup hingga Lumpuh
Salah satu hal paling mengejutkan dari kisah Dennis Rader adalah bagaimana ia menjalani dua kehidupan sekaligus.
Di siang hari, ia adalah suami, ayah, pekerja, dan anggota gereja yang tampak terhormat. Namun diam-diam, ia menyimpan sisi sadis yang membuatnya menjadi buronan paling dicari di Kansas selama puluhan tahun.
Dennis bahkan sempat “menghilang” dari radar penyelidikan selama bertahun-tahun, membuat banyak orang mengira BTK sudah berhenti atau meninggal.
Kesalahan yang Membawanya Tertangkap
Setelah lama bungkam, Dennis kembali menghubungi media pada 2004. Tapi kali ini, jejak digital menjadi bumerang.
Melansir laman Biography, salah satu petunjuk yang ia kirim berupa disk komputer dilacak penyidik dan mengarah langsung pada identitasnya. Bukti DNA kemudian semakin menguatkan keterlibatannya.
Akhirnya, Dennis Rader ditangkap pada 25 Februari 2005, mengakhiri misteri perburuan BTK yang berlangsung lebih dari tiga dekade.
Baca juga: Kisah 'Spring-Heeled Jack': Teror Misterius di London Sebelum Era Jack the Ripper
Mendekam di Penjara Seumur Hidup
Pada 2005, Dennis Rader mengaku bersalah atas 10 kasus pembunuhan. Berdasarkan laman Biography, ia dijatuhi 10 hukuman penjara seumur hidup dan kini menjalani hukuman di penjara Kansas.
Kisah Dennis Rader menjadi pelajaran hingga sekarang, bukan hanya karena kekejamannya, melainkan karena fakta bahwa seorang pembunuh berantai dapat hidup dengan normal selama bertahun-tahun di tengah masyarakat tanpa menimbulkan kecurigaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Biography