Kamis, 16 APRIL 2026 • 08:27 WIB

Kasus Kematian Yuki Adachi, Bocah Asal Jepang yang Tersangkanya Ayah Kandungnya Sendiri

Author

Rumah tersangka kasus kematian seorang bocah (kyodonews)

INDOZONE.ID - Misteri kematian Yuki Adachi, bocah 11 tahun yang ditemukan meninggal Maret l2026 alu dengan tas dan sepatu ditemukan terpisah masih menjadi pertanyaan. Dibunuh ayahnya?

Polisi telah menangkap seorang pria berusia 37 tahun karena dicurigai meninggalkan tubuh putranya dalam kasus seorang anak laki-laki berusia 11 tahun yang hilang di kota Nantan, Prefektur Kyoto.

Tersangka, Yuuki Adachi, ditangkap pada pukul 12.30 waktu setempat. Kamis, menurut NHK.

Menurut Polisi Prefektur Kyoto, Adachi diduga mengangkut tubuh putranya, Yuki Adachi, dan meninggalkannya di daerah berhutan di kota sekitar 2 kilometer dari sekolah Yuki antara pagi 23 Maret dan sekitar pukul 4:45 sore pada hari Senin.

Baca juga: Sosok Satoshi Uematsu, Pelaku Pembunuhan Massal di Jepang yang Tersenyum: Mengaku Gak Menyesal

Selama interogasi, Adachi mengakui keterlibatan dalam meninggalkan tubuh, dilaporkan mengatakan kepada penyelidik

"Tidak ada keraguan bahwa saya melakukannya."

Adachi awalnya mengatakan kepada polisi bahwa putranya hilang sekitar pukul 8 pagi pada 23 Maret setelah keluar dari mobilnya di dekat sekolah dasar bocah itu. Namun, anak itu tidak muncul di rekaman kamera keamanan di sekolah.

Polisi menggeledah rumah Adachi pada hari Rabu dan telah menanyai kerabat secara sukarela sebagai bagian dari penyelidikan mereka.

Baca juga: Mengapa Korea Selatan Gak Akur Sama Jepang dan China? Alasan Knetz Gak Dibantu saat Ribut dengan Seablings

Pihak berwenang telah memobilisasi sekitar 1.000 personel untuk menjelajahi kota dalam pencarian tiga minggu.

Mayat Yuki Adachi ditemukan pada Senin malam. Otopsi mengungkapkan bahwa ia meninggal sekitar akhir bulan lalu, tetapi penyebab pasti kematian masih belum diketahui, menurut NHK. Tidak ada tanda-tanda cedera eksternal di tubuhnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Kyodonews

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU