Fenomena Joki Penjara di China: Orang Kaya Jahat Bisa Sewa Orang Miskin Menggantikannya Masuk Penjara
INDOZONE.ID - Aneh tapi nyata, ada fenomena janggal di China dengan insitlah Ding Zhui, dimana orang kaya bisa membayar orang lain untuk menggantikan mereka masuk penjara.
Praktik Ding Zhui atau bisa diartikan sebagai "Narapidana Pengganti" atau bisa juga disebut Joki Penjara.
Seorang polisi China bahkan mengakui bahwa jika seseorang punya kekuasaan dan uang yang cukup, mereka bisa tetap bebas meski telah melakukan kejahatan. Aturan hukum seolah bisa ditekuk dengan kekuatan ekonomi.
Baca juga: Kertas hingga Mesiu, Warisan China Kuno yang Masih Dipakai Dunia
Salah satu contoh yang paling diingat adalah kasus Hu Bin, pemuda kaya yang menabrak mati seorang insinyur saat balapan liar di jalanan. Bukannya merasa bersalah, Bin dan teman-temannya tertangkap kamera malah tertawa dan bersantai di lokasi kejadian.
Ujung-ujungnya, Bin menyewa seorang "narapidana pengganti" untuk muncul di pengadilan dan menjalani hukuman penjara 3 tahun atas namanya.
Mengutip akun cacatanentrepreneur, beginilah cara kerjanya. DImana ada permintaan dan yang menyediakan jasanya.
Mereka yang membutuhkan biasanya melibatkan tokoh berpengaruh atau anggota mafia. Mereka mencari para joki penjara ini, laulu kemudian tawar menawar.
Keluarga si "joki penjara" akan diberi tunjangan hidup dan bonus besar setelah masa hukuman selesai. Kabarnya, joki penjara bisa disewa dengan harga mulai dari $31 (sekitar Rp480 ribuan) per hari.
Fenomena ini memicu sindiran bahwa di sana bukan "supremasi hukum" yang berlaku, melainkan "supremasi orang berkuasa". Selama ada uang, jhukum bisa dipermainkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram