INDOZONE.ID - George Reeves adalah wajah pertama Superman yang menghiasi layar televisi lewat serial Adventures of Superman di era 1950-an. Di balik sosok pahlawan super yang ia perankan, tersembunyi kisah hidup yang berakhir tragis dan penuh teka-teki.
Dari Figuran Jadi Superman
Awal karier George dimulai dengan peran kecil di film legendaris Gone with the Wind (1939). Namanya pun mulai melambung. Namun, puncaknya adalah saat ia berhasil mendapat peran sebagai Superman. Karakter ini langsung membuatnya menjadi idola, dikagumi anak-anak di seluruh Amerika.
Sayang, popularitas itu ibarat pisau bermata dua. Dunia hiburan saat itu memandangnya hanya sebagai bintang TV, bukan aktor film layar lebar. Akibatnya, ia kesulitan mendapatkan peran lain. Terjebak dalam citra Superman, kariernya justru mandek. Di balik ketenarannya, George menghadapi tekanan dan masa depan yang suram.
Baca juga: Misteri Pembunuhan Teresa Halbach di Malam Halloween: Polemik yang Dipicu Dokumenter Netflix
Malam Misterius di Beverly Hills
Tanggal 16 Juni 1959, dunia dikejutkan oleh kabar meninggalnya George Reeves. Ia ditemukan tewas di kamar tidurnya dengan luka tembak di kepala. Pistol ditemukan di dekat kakinya.
Polisi dengan cepat menyimpulkan ini sebagai kasus bunuh diri. Namun, banyak hal yang tidak masuk akal.
Malam itu, rumahnya ramai oleh tamu, termasuk tunangannya, Leonore Lemmon. Menurut kesaksian, Leonore sempat bercanda kepada tamu lain bahwa George “akan menembak dirinya sendiri.” Tak lama kemudian, bunyi tembakan terdengar.
Yang makin mencurigakan, jenazah George sudah dibersihkan sebelum diautopsi. Ada juga dua peluru tambahan yang ditemukan di lantai, tetapi diabaikan oleh polisi. Proses penyelidikan terkesan buru-buru dan tidak cermat.
Spekulasi yang Tak Pernah Padam
Ada dua teori kuat yang masih menjadi perbincangan hangat:
- Tunangan yang Bermasalah
Hubungan George dengan Leonore Lemmon sering diwarnai pertengkaran. Banyak yang menduga malam itu mereka bertengkar hebat hingga situasi memanas di luar kendali. - Keterlibatan Orang Berpengaruh
Teori ini lebih gelap. George sebelumnya memiliki hubungan rahasia dengan Toni Mannix, istri seorang eksekutif MGM yang sangat berkuasa, Eddie Mannix. Ketika George putus dengan Toni dan bertunangan dengan Leonore, Eddie dikabarkan sangat marah. Beberapa bulan sebelum kematiannya, mobil George juga pernah dirusak remnya. Banyak yang yakin kematian George adalah peringatan dari orang berkuasa yang berhasil ditutup-tutupi.
Warisan Pahit Sang Superman
Secara resmi, kasus ini ditutup sebagai bunuh diri. Namun, bagi banyak orang, penutupan ini terasa dipaksakan. Bagaimana mungkin seorang aktor yang baru saja mendapatkan kontrak untuk musim baru Superman dan kabarnya akan bermain di film Alfred Hitchcock tiba-tiba mengambil nyawanya sendiri?
Baca juga: Perawat Kroasia yang Baru Ditemukan 40 Tahun Setelah Meninggal
Kisah George Reeves mengingatkan kita bahwa di balik jubah superhero, ada manusia biasa dengan segala kerapuhan dan masalahnya. Hingga hari ini, kematiannya tetap menjadi salah satu misteri paling kelam di Hollywood, bayang-bayang yang selamanya melekat pada legenda Superman pertama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Youtube/Nessie Judge