Sabtu, 26 JULI 2025 • 18:03 WIB

Kisah-kisah Penampakan UFO di Malang, Dituturkan Komunitas BETA UFO Indonesia

Author

Penampakan UFO di Malang, Dituturkan Komunitas BETA UFO Indonesia. (Handout)

INDOZONE.ID - Penampakan benda asing terbang di angkasa atau yang biasa disebut UFO (Undetified Flying Object) ternyata pernah beberapa kali terlihat di Tanah Air, termasuk di wilayah Malang, Jawa Timur. 

Hal itulah yang diungkap komunitas yang mengamati fenomena tersebut, BETA UFO Indonesia pada Minggu (20/7/2025) lalu mendapat kesempatan sarasehan di Gramedia Kayutangan, Malang. Dalam acara yang dimulai pukul 13:00 hinggal pukul 15:00, tema yang diangkat adalah penampakan UFO di kota Malang

Menurut Mohammad Reza Wardhana selaku Ketua BETA UFO dan pembicara sarasehan tersebut, kasus-kasus UFO memang menarik di akhir 90-an. Di era modern yang segalanya serba mudah, masyarakat harus lebih berhati-hati dalam menilai apakah berita yang mereka terima memang berita penampakan UFO yang sebenarnya atau sekadar konten 3D buatan orang.

“Sekarang banyak ditemui gambar-gambar dari AI. Selain mudah juga gratis. Jadi berita-berita semacam UFO buatan gambar AI pasti banyak,” kata Reza kepada Indozone via pesan singkat. 

Baca juga: Misteri Crop Circle di Berbah Sleman yang Muncul 14 Tahun Lalu, Benarkah Jejak Pendaratan UFO?

Reza juga menyampaikan bahwa meski saksi-saksi di Malang di era 70 hingga 200-an awal tidak selalu menghadirkan foto, tetapi jika kesaksiannya jujur, maka ceritanya akan masuk akal walaupun banyak hal yang susah dijelaskan dalam fenomena UFO.  

Salah satu pengunjung bernama Bagus, berharap agar acara semacam ini sering diselenggarakan sebab sebagai wadah penting bagi mereka yang mengaku melihat UFO tetapi bingung harus melapor ke mana.

Deretan Penamapakan UFO di Malang

Foto penampakan UFO di Malang. (Beta UfO Indonesia)

Setidaknya ada lima penampakan yang berhasil didapatkan oleh BETA UFO. Dari lima penampakan tersebut, ada dua penampakan yang memiliki foto. 

1. Penampakan di arah Porong 1977

27 Juni 1977 jam 18.15 WIB, Dr. Ir. Aryono Abdulkadir bersama dua orang rekannya masing-masing Ir Rudianto Ramelan dan Ir. Ananda Soeyoso sedang melakukan perjalanan dari Surabaya ke arah Malang. Sore hari antara Gempol Porong. Dr. Ariono yang memang pada dasarnya senang mengamati gejala-gejala seperti itu, mengira benda langit itu sebagai meteor. 

Benda langit tadi membelok tajam hampir sembilan puluh derajat ke arah selatan, meninggalkan trail yang nampak pada mata seperti bunga api. Selanjutnya “meteor” itu bergerak sangat lambat secara horisontal tanpa menimbulkan suara apapun. 

Baca juga: Tehran UFO Accident, Kunjungan Alien ke Iran di Tahun 1976

Dr. Ir Aryono Abdulkadir memperoleh gelar Insinyur Fisika Teknik dari ITB dan Doktor dalam Mechanical Engineering dari Kentucky University.

2. Dua Benda Diam, November 2009

Pelapor bernama Qarrobin Djuti (almarhum) yang memberikan informasi untuk dimintai keterangan kebenarannya. 

“Setelah asyik melihat-lihat dan mengabadikan moment di gunung saya terkejut melihat dua buah titik yang ada di langit diantara gunung Wedon dan gunung Arjuna. Saya tidak tahu persis itu apa tapi benda itu seperti tenang diatas langit dan sama sekali tidak bergerak.”

Dua objek difoto menggunakan Samsung M3510 beresolusi 1200×1600 (2 MP) tertulis termodified jam 2:55:02 PM pada hari Jumat tanggal 27 November 2009.

3. Cahaya Biru dan obyek hitam, Malang 20 April 2008 (Perumahan Belimbing)

Saksi mata bernama Yoezar Iwan. Dia dan keluarganya melihat obyek biru dan hitam terbang dengan gerakan sangat acak selama 10 detik. 

Tidak sempat diabadikan lewat foto maupun video. Obyek berbentuk oval dengan cahaya biru di bagian bawah.

4. Dikira Sinar Sirkus, Malang 1991

Seorang warga Malang bernama Pri Soenoe yang tinggal di Jl. Manunggal A-26 Komplek ABM, Lowokwaru, Malang, menceritakan sebuah kisah yang dialami adik sepupunya. 

Baca juga: Ariel School UFO Incident, Ketika Alien Melakukan Study Tour ke sebuah Sekolah di Zimbabwe

Malam itu adik sepupunya berteriak "Mas, ada piring terbang!" 

Tapi Pri Soenoe malah mengatakan itu lampu sirkus dan dia tidak percaya adanya piring terbang pada malam itu.

Malah adik sepupunya kembali berteriak, "Lihat, Mas, itu ada yang muter-muter ada cahaya!"

Pri Soenoe sangat terkejut karena besoknya sebuah harian pagi memuat berita piring terbang di atas sirkus.

5. Piring terbang berputar-putar di atas rumah, 3 Januari 1994

Sebuah kejadian langka di rumah milik Hari Kusbandi di Jl. Ijen No. 11A, Malang, 3 Januari 1994. Saksi mata bernama Heru, penjaga rumah, mengaku bahwa piring terbang itu bukan lampu sirkus, sebab piring terbang itu mengeluarkan asap dan beberapa buah kaki namun tidak mengeluarkan sinar.

Heru kemudian memanggil Mak Yem, selaku pembantu di rumah dan memanggil Evi yang merupakan putri dari pemilik rumah. 

Menurut Evi benda terbang itu berbentuk bulat terkadang memebsar dan mengecil. Benda itu terbang beberapa motir di atas pohon-pohon palem.

Baca juga: Misteri Marree Man, Ukiran Terbesar di Dunia yang Terlihat dari Luar Angkasa: Buatan Alien? 

Saksi lain bernama Andri yang merupakan karyawan di rumah Jl. Ijen No. 11A juga membenarkan kesaksian dari tiga saksi yang lain. 

Menurutnya benda tersebut berbentuk bulan dan terkadang membesar dan mengecil. Benda itu muncull di malam pergantian tahun baru pukul 19:30.

Kira-kira seperti itulah kisah-kisah oenamapakan UFO di Malang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wawancara

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU