Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 06 MARET 2026 • 21:16 WIB

Cold Case Somerton Man: Misteri Identitas Pria di Pantai yang Terpecahkan

Cold Case Somerton Man: Misteri Identitas Pria di Pantai yang TerpecahkanSomertonMan. (Wikipedia)

INDOZONE.ID - Kasus Somerton Man dikenal sebagai salah satu cold case paling membingungkan dalam sejarah kriminal dunia.

Selama puluhan tahun, identitas seorang pria yang ditemukan meninggal di pantai Australia menjadi teka-teki penuh misteri.

Pria tersebut ditemukan tanpa identitas, tanpa dokumen pribadi, dan dengan sejumlah petunjuk aneh yang justru menambah misteri.

Namun, setelah lebih dari tujuh dekade, perkembangan teknologi analisis DNA akhirnya membuka kemungkinan jawaban tentang siapa sebenarnya pria tersebut.

Baca juga: 10 Pembunuh Berantai dengan Zodiak Pisces, Ada yang Dijadikan Film!

Penemuan Mayat Misterius di Pantai Somerton

Kasus ini bermula pada 1 Desember 1948, ketika seorang pria ditemukan meninggal di Pantai Somerton, wilayah selatan Adelaide, Australia. 

Tubuhnya ditemukan tergeletak di dekat tembok laut dengan pakaian rapi, tetapi tidak ada satu pun dokumen yang bisa mengungkap identitasnya.

Polisi menemukan sejumlah barang di sakunya, termasuk tiket kereta dan bus yang belum digunakan. Selain itu, di stasiun kereta terdekat juga ditemukan sebuah koper yang diduga milik pria tersebut.

Di dalam koper itu, terdapat beberapa pakaian dengan nama “T. Keane”, tapi nama tersebut tidak mengarah pada identitas pasti korban. Hal ini membuat penyelidikan semakin rumit.

Baca juga: Cold Case Caroline Glachan: Penantian 25 Tahun Berakhir dengan Keadilan

Petunjuk Misterius “Tamam Shud”

Salah satu hal paling terkenal dari kasus ini adalah ditemukannya secarik kertas kecil di saku rahasia celana korban.

Pada kertas tersebut tertulis kata “Tamam Shud”, sebuah frasa dalam bahasa Persia yang berarti “telah selesai” atau “berakhir”.

Kertas tersebut kemudian diketahui berasal dari halaman terakhir buku puisi klasik Rubáiyát karya Omar Khayyám. Polisi berhasil melacak buku yang dimaksud, dan ternyata halaman terakhirnya memang telah disobek.

Buku itu ditemukan oleh seorang pria yang mengaku bahwa buku tersebut tiba-tiba dilemparkan ke dalam mobilnya sekitar waktu kematian Somerton Man.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: The Guardian

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Cold Case Somerton Man: Misteri Identitas Pria di Pantai yang Terpecahkan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!