Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 19 JUNI 2025 • 15:04 WIB

Kisah Anne Perry: Pembunuh yang Jadi Penulis Cerita Kriminal dan Detektif, Berkaitan dengan Hubungan Sejenis?

Kisah Anne Perry: Pembunuh yang Jadi Penulis Cerita Kriminal dan Detektif, Berkaitan dengan Hubungan Sejenis?Sosok Anne Perry. (IMDB)

INDOZONE.ID - Sebagai pembaca novel misteri, pernahkah kalian membayangkan bahwa novel yang kalian baca sebetulnya ditulis oleh pembunuh betulan? Nah, hal ini mungkin bisa dijawab kalau membaca novel detektif karya penulis Anne Perry.

Anne Perry menjadi penulis cerita detektif yang produktif dengan novel bertema kriminal, thriller dengan latar era vitoria yang telah terjual lebih dari 25 juta kopi di seluruh dunia. 

Namun, masa kelamnya ia tidak diketahui publik. Sampai pada tahun 1994, Anne Perry disebut pernah melakukan pembunuhan di tahun 1954 di saat usianya masih 15 tahun saat itu dan dikenal dengan nama aslinya Juliet Marion Hulme.

Berikut ini ada beberapa fakta lengkapnya, yang dikutip dari The Guardian. 

Masa kecil Anne Perry Sebagai Juliet Hulme

Kisah Anne Perry: Pembunuh yang Jadi Penulis Cerita Kriminal dan Detektif, Berkaitan dengan Hubungan Sejenis?Annep Perry atau Juliet Hulme. (Istimewa)

Lahir di London sebagai putri dari fisikawan Henry Rainsford Hulme, Juliet Hulme didiagnosis menderita tuberkulosis saat masih anak-anak dan dikirim ke Karibia, Afrika Selatan, dan Selandia Baru dengan harapan bahwa iklim yang lebih hangat akan memperbaiki kesehatannya. 

Baca juga: Kisah Kelam Blake Leibel: Penulis Komik yang Berfantasi Sadis Membunuh Pacarnya Sendiri

Ia kembali bergabung dengan keluarganya setelah ayahnya menerima posisi sebagai rektor di Canterbury University College di Selandia Baru. 

Hulme bersekolah di Christchurch Girls' High School, yang kemudian menjadi Cranmer Centre. Sebuah foto Hulme yang tiba di Selandia Baru pada tahun 1948, yang dimuat di surat kabar Auckland Star, ditemukan oleh staf Perpustakaan Auckland pada tahun 2012.

Juliet Hulme dan Pauline Parker

Pauline Yvonne Parker (juga dikenal sebagai Pauline Rieper) lahir pada 26 Mei 1938. Ia bertemu dengan Juliet Hulme ketika mereka sama-sama masih remaja awal. 

Pauline berasal dari latar belakang kelas pekerja, sementara Juliet dari kalangan berada. Baik Hulme maupun Parker bersekolah di Christchurch Girls' High School. 

Keduanya pernah menderita penyakit saat masih anak-anak—Parker menderita osteomielitis dan Hulme menderita tuberkulosis—yang menjadi dasar awal kedekatan mereka.

Kisah Anne Perry: Pembunuh yang Jadi Penulis Cerita Kriminal dan Detektif, Berkaitan dengan Hubungan Sejenis?Pauline dan Juliet. (Murder & Mayhem)

Baca juga: Kisah Tsutomu Miyazaki, Pembunuh Sadis di Balik Ribuan Kaset Anime

Terlalu intim dan terlalu berfantasi

Pauline dan Juliet menjalin persahabatan yang sangat erat sejak remaja, hingga menciptakan dunia fantasi sendiri lengkap dengan cerita, drama, dan agama pribadi yang menolak nilai-nilai Kristen. 

Mereka menyembah santo-santo ciptaan mereka dan membayangkan dimensi spiritual bernama The Fourth World, yang mereka anggap sebagai surga dan bisa diakses melalui pencerahan yang mereka rasakan dari ikatan emosional mereka. Kedekatan mereka menimbulkan kekhawatiran orang tua, yang mencurigai adanya hubungan seksual di antara mereka—sebuah hal yang pada masa itu dianggap sebagai gangguan mental. 

Meski begitu, kedua keluarga tetap mengizinkan mereka bertemu, bahkan tinggal bersama selama liburan.

Juliet akan dikirim ke Afrika, dan alasan pembunuhan

Masalah muncul ketika keluarga Juliet memutuskan untuk mengirimnya ke Afrika Selatan menyusul perceraian orang tuanya dan tekanan sosial yang dihadapi. Tak rela berpisah, Pauline dan Juliet merencanakan agar Pauline ikut pindah bersama. 

Namun karena yakin ibunya tak akan mengizinkan, mereka menyusun rencana ekstrem: membunuh ibu Pauline agar bisa bebas bersama. Mereka bercita-cita melanjutkan hidup di luar negeri sebagai penulis dan pekerja seni di Hollywood atau New York, menjadikan mimpi bersama mereka sebagai motivasi utama di balik rencana kelam tersebut.

Baca juga: Kisah Kelam Mona Fandey, Eks Penyanyi yang Banting Setir Jadi Dukun Spiritual dan Berakhir di Meja Eksekusi

Kronologi pembunuhan ibu dari Pauline

Pada sore hari tanggal 22 Juni 1954, Pauline Parker dan Juliet Hulme menikmati teh sore bersama ibu Pauline, Honorah Rieper, di sebuah kios teh di Victoria Park, Christchurch. 

Setelah makan, mereka berjalan melewati area berhutan sekitar 130 meter dari jalur utama, di mana Juliet dan Pauline memukul Rieper hingga tewas menggunakan setengah batu bata yang dibungkus dalam kaus kaki tua. 

Setelah melakukan pembunuhan, kedua gadis itu berlari kembali ke kios teh dan bertemu dengan Agnes dan Kenneth Ritchie, pemilik kedai teh. Mereka memberi tahu bahwa Rieper jatuh dan kepalanya terbentur.

Mayat Rieper ditemukan di Victoria Park oleh Kenneth Ritchie. Ditemukan luka parah pada kepala, leher, dan wajahnya, serta luka ringan di jari-jarinya. Polisi segera menemukan senjata pembunuh di hutan sekitar lokasi. Cerita kedua gadis tentang kecelakaan itu banyak kejanggalan dan cepat terbongkar.

Persidangan

Persidangan ini menjadi sorotan besar, diselimuti spekulasi tentang kemungkinan hubungan lesbian dan kondisi kejiwaan kedua gadis tersebut. Pauline dan Juliet dinyatakan bersalah pada 28 Agustus 1954. 

Baca juga: Kilas Balik Pembunuhan Hello Kitty: Kala Boneka Imut Jadi Tempat Penyimpanan Kepala Wanita!

Karena usia mereka yang masih terlalu muda untuk menerima hukuman mati, keduanya dijatuhi hukuman penjara selama lima tahun. Juliet menjalani hukumannya di penjara Mount Eden di Auckland. 

Juliet dibebaskan tanpa syarat dan langsung bergabung kembali dengan ayahnya di Italia, sementara Pauline menjalani masa percobaan selama enam bulan di Selandia Baru sebelum akhirnya meninggalkan negara itu.

Berganti nama dan menjadi penulis detektif

Setelah dibebaskan dari penjara, Juliet Hulme menghabiskan waktu di Inggris dan Amerika Serikat, lalu menetap di Skotlandia dan menjadi novelis sukses dalam genre detektif sejarah dengan nama barunya, Anne Perry. 

Ia telah menjadi anggota Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir sejak sekitar tahun 1968. 

Hingga tahun 1994, tidak banyak yang mengetahui bahwa Anne Perry adalah Juliet Hulme. Pada Maret 2006, Hulme/Perry menyatakan bahwa meskipun hubungannya dengan Pauline bersifat obsesif, mereka bukanlah pasangan lesbian.

Diangkat menjadi karya buku dan film

Kisah Anne Perry: Pembunuh yang Jadi Penulis Cerita Kriminal dan Detektif, Berkaitan dengan Hubungan Sejenis?Film adapatasi yang terisnpirasi dari kisah Pauline dan Juliet. (Istimewa)

Sutradara Selandia Baru Peter Jackson mengadaptasi kisah Juliet dan Pauline dalam film 'Heavenly Creatures' yang dinominasikan Academy Award tahun 1994, di mana Kate Winslet muda memerankan Juliet/Anne Perry.

Anne Perry dilaporkan tinggal di Los Angeles dalam beberapa tahun terakhir untuk mempromosikan adaptasi film dari banyak karyanya.

Anne Perry meninggal dunia pada 10 April 2023 dalam usia 84 tahun.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: The Guardian

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kisah Anne Perry: Pembunuh yang Jadi Penulis Cerita Kriminal dan Detektif, Berkaitan dengan Hubungan Sejenis?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!