INDOZONE.ID - Seorang ibu yang dikenal sangat menyayangi anaknya, dikabarkan membunuh putranya yang cacat dan bunuh diri setelah mengetahui bahwa ia hanya mempunyai beberapa hari lagi untuk hidup.
Ketika Shirley Nunn (67) didiagnosis menderita kanker paru-paru, pikirannya langsung terfokus pada nasib putranya, Stephen Nunn (50), yang memiliki kebutuhan khusus akibat autisme, cerebral palsy, dan diabetes tipe-2.
Akhirnya, jasad ibu dan anak tersebut ditemukan di kamar tidur Stephen oleh seorang kerabat.
Kematian mereka terjadi beberapa hari setelah Shirley dirawat di rumah sakit dan diberi tahu bahwa kanker paru-parunya telah menyebar ke otak, tulang belakang, dan panggul.
Baca Juga: Tragedi Ade Sara 11 Tahun Lalu, Kasus Pembunuhan yang Bikin Emosi: Ada Foto Pelaku yang Tersenyum
Setelah dokter menyatakan bahwa tidak ada lagi tindakan medis yang bisa dilakukan, Shirley dipulangkan ke rumah untuk menghabiskan sisa hidupnya.
Namun, dua hari setelah pulang dari rumah sakit, polisi Cleveland menerima panggilan darurat dari adik Shirley, yang menemukan Shirley dan putranya dalam keadaan tidak sadar di kamar dengan beberapa botol obat-obatan di sebelahnya.
Kisah pilu seorang Ibu yang tega membunuh putranya yang autis. (Instagram/@jurnal.mistis)
Seorang ibu berusia 67 tahun, Shirley, telah merawat putranya, Stephen, yang berusia 50 tahun dan memiliki kebutuhan mental dan fisik jangka panjang.
Stephen mengalami cedera otak serius saat berusia 11 tahun dan telah bergantung pada ibunya untuk perawatan sehari-hari.
Shirley digambarkan sebagai seorang ibu yang penuh kasih dan perhatian, yang merupakan bagian dari keluarga yang erat dan saling mendukung.
Setelah didiagnosis menderita kanker stadium tiga pada Juli 2021, Shirley diberi tahu bahwa kankernya sudah stadium terminal bulan berikutnya.
Meskipun perawatan paliatif telah disediakan di rumahnya, Shirley lebih khawatir tentang bagaimana putranya akan bertahan hidup tanpanya.
Polisi Cleveland dipanggil ke rumahnya hanya dua hari setelah Shirley meninggalkan rumah sakit, dan menemukan Shirley dan Stephen dalam keadaan tidak sadar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Msn.com