Pembaca tarot Vannisa Vasca atau Miss Vasca. (Instagram/vannisavasca)
INDOZONE.ID - Umumnya kita mengenal tarot dan pembaca kartu tarot selalu dikaitkan dengan ramalan atau ahli prediksi takdir dan sejenisnya. Namun ada makna dan filosofi lain dari sekedar itu semua.
Belakangan ini, pembacaan kartu tarot tengah digandrungi para gen z yang mencoba mencari tahu apa di balik kartunya masing-masing.
Saat sedang ingin mencari jawaban tentang hidupnya, mereka lebih senang menghubungi pembaca tarot sebagai bentuk pertumbuhan diri mereka secara emosional ataupun spiritual. Tentunya bukan sekedar mencari tahu ramalan masa depan mereka.
Kalimat terakhir di atas senada dengan apa yang diungkapkan Vannisa Vasca atau Miss Vasca, salah satu pembaca tarot yang fenomenal di media sosial.
Baca juga: Di Balik Pembacaan Kartu Tarot: Ada Salah Kaprah yang Perlu Diluruskan
"Tarot itu tidak meramal nasib, Tarot tidak berbicara tentang takdir mutlak. Tapi Tarot membantu kita melihat pola dan kemungkinan dari apa yang kita jalani," kata Vannisa Vasca saat dihubungi Indozone.
"Apakah pola ini membawa ke puncak gunung kesuksesan, atau membawa kita jatuh ke jurang," lanjutnya.
Ilustrasi kartu tarot (Instagram/vannisavasca)
Sebagai pembaca tarot dengan klien 7 hingga 10 orang perhari sepanjang 2025 lalu, Vasca membagikan visinya tentang tarot dan bagaimana ia membuka perspektif baru para kliennya tersebut.
"Aku tertarik membuka jasa Tarot karena ingin membantu orang-orang melihat situasi mereka dengan lebih jelas, membantu mereka menemukan perspektif baru," jelasnya. "
Awalnya Tarot ini aku pelajari lebih untuk diri sendiri, karena dari dulu aku selalu penasaran dengan hal-hal seperti ini. Tentang rahasia yang tidak aku ketahui atau diaembunyikan orang."
Baca juga: Ahli Tarot Bongkar Kondisi Tiara Andini Usai Alshad Ahmad Diisukan Menikah sama Nissa
Sebelum tarot, Vasca mengakui hobi memainkan permainan semacam ouija board, memanggil mahluk yang disebut jelangkung, dan melakukannya dengan teman-teman sekolah. Namun semua itu jelas berbeda dengan tarot.
"Tarot lebih filosofis dan aman," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wawancara