Kamis, 01 AGUSTUS 2024 • 13:55 WIB

Menguak Kehidupan Aghori: Sekte Tantrik yang Kontroversial di India

Author

Gambar Seorang pria Aghori di Badrinath sedang menghisap ganja dari chillum. (Wikipedia)

INDOZONE.ID - Aghori, sebuah ordo monastik dari para sadhu Shaivite, dikenal sebagai sekte yang menggabungkan kehidupan spiritual dengan praktik yang mengejutkan banyak orang.

Berasal dari bahasa Sanskerta 'अघोर' yang berarti 'tidak mengerikan' atau 'tak menakutkan', Aghori memiliki sejarah panjang yang berakar pada tradisi Kāpālika, sebuah bentuk Shaivisme Tantra non-Purana yang muncul di India Abad Pertengahan antara abad ke-4 dan ke-8 Masehi.

Sekte ini berpusat di Uttar Pradesh, India, dan dikenal karena praktik unik serta kontroversial mereka. Kaum Aghori sering diasosiasikan dengan ritual pasca-mortem, di mana mereka tinggal di tanah kuburan, mengolesi tubuh mereka dengan abu kremasi, dan menggunakan tulang dari mayat manusia untuk membuat kapāla, cawan tengkorak yang sering digambarkan dalam ikonografi dewa Siwa dan dewa Hindu lainnya.

Baca Juga: Tragedi Bunuh Diri Massal Sekte Heaven's Gate, Agama UFO yang Dikenal Eksentrik dan Kontroversial

Lebih jauh, mereka juga diketahui mempraktikkan kanibalisme pasca-mortem, di mana mereka memakan daging dari mayat manusia yang diburu, termasuk yang diambil dari ghat kremasi.

Aghori di Satopant. (Wikipedia)

Praktik-praktik ini sering dianggap bertentangan dengan ajaran Hindu ortodoks. Namun, bagi para Aghori, tindakan ini merupakan bagian dari ritual pelepasan keduniawian dan pertapaan yang intens, yang mereka yakini dapat membawa mereka lebih dekat kepada pencerahan spiritual dan kekuatan penyembuhan.

Oleh karena itu, banyak guru Aghori yang sangat dihormati oleh masyarakat pedesaan, yang menganggap mereka memiliki kekuatan khusus yang diperoleh melalui praktik spiritual ini.

Meskipun kontroversial, Aghori terus menjadi bagian dari warisan budaya dan spiritual India, yang menarik perhatian dari berbagai lapisan masyarakat, baik dari kalangan akademis, spiritual, maupun mereka yang penasaran dengan kehidupan dan praktik-praktik ekstrem sekte ini.

Baca Juga: Kisah Park Soon Ja, Bunda Suci Pemimpin Sekte Sesat Bunuh Diri Massal dengan Pengikutnya

Aghori adalah bukti bagaimana tradisi spiritual bisa memiliki ekspresi yang sangat beragam dan kadang-kadang sulit dipahami dalam konteks kepercayaan dan norma sosial yang lebih luas.

Banner Z Creators Undip.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Associated Press

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU