Jumat, 05 DESEMBER 2025 • 22:24 WIB

Mengenal Sosok Eileithyia, Sang Dewi Persalinan dari Mitologi Yunani yang Terlupakan

Author

Dewi Yunani yang Terlupakan: (Istimewa)

INDOZONE.ID - Di antara deretan nama besar dalam mitologi Yunani. Zeus, Hera, Poseidon, Athena, dan Artemis terdapat satu dewi yang jarang terdengar, namun memegang peran penting dalam hidup dan mati manusia. 

Namanya Eileithyia. Eileithyia adalah dewi persalinan, dewi pelindung ibu yang tengah berjuang saat melahirkan, sekaligus menjadi simbol rasa sakit dan harapan dalam proses membawa kehidupan baru ke dunia. 

Meski jasanya begitu besar, namanya perlahan terpinggirkan dan hampir terlupakan.

Baca juga: 5 Arti Mimpi Digigit Monyet Menurut Islam, Pertanda Buruk atau Baik?

Antara Hera dan Eileithyia

Eileithyia selalu berjalan berdampingan dengan Hera, ratu para dewa dan dewi pernikahan. Dalam beberapa tradisi, Eileithyia dipuja sebagai dewi mandiri, lengkap dengan kuil dan ritualnya sendiri.

Namun di daerah lain, ia dianggap sebagai bagian dari diri Hera. Bahkan ada yang menyebut dirinya sebagai putri Hera dan Zeus. 

Di  Amnisos (Kreta), misalnya, Eileithyia diyakini sebagai dewi utama persalinan sejak Zaman Perunggu. Namun di Argos dan Athena, ia lebih sering muncul sebagai Hera Eileithyia, seolah hanya salah satu wajah sang ratu Olympus.

Dewi Yunani yang Terlupakan: (Wikimedia)

Baca juga: 5 Zodiak Cewek Paling Lucu dan Selalu Bikin Ketawa, Salah Satunya Kamu?

Peran Hera dalam Persalinan

Sebagai dewi pernikahan, Hera melindungi perempuan yang menikah secara sah dan meminta berkah untuk kelahiran anak. Para calon ibu mendatanginya dengan persembahan, doa, dan harapan agar proses melahirkan berjalan lancar. Temuan arkeolog berupa figur tanah liat bayi menunjukkan bahwa banyak perempuan memohon perlindungannya.

Namun Hera juga dikenal memiliki sisi keras. Karena sering dikhianati Zeus, ia kerap melampiaskan kemarahan pada perempuan yang mengandung anak haram Zeus. Misalnya, dalam kisah kelahiran Herakles, Hera sengaja menunda persalinannya dan mempercepat kelahiran Eurystheus agar takhta Mykenai jatuh pada orang lain.

Di sinilah peran Eileithyia sering muncul sebagai sosok yang dapat dipanggil, ditahan, bahkan digunakan sebagai alat balas dendam.

Baca juga: Dari Semangat Kemerdekaan ke Desain Rumah: Begini Uniknya Arsitektur Jengki

Eileithyia, Dewi yang Menguasai Rasa Sakit

Jika Hera adalah penguasa aturan sosial, Eileithyia adalah dewi yang hadir langsung di ruang persalinan. Tidak ada keanggunan, hanya darah, jeritan, ketakutan, dan harapan.

Proses melahirkan pada zaman kuno adalah momen hidup dan mati, dan Eileithyia dipanggil dengan doa yang penuh kecemasan.

Namanya Eileithyia  sendiri berarti “yang datang membawa anak” dan ia tidak menjanjikan kelahiran dengan mudah. Ia adalah dewi proses persalinan itu sendiri, termasuk dengan rasa sakit saat proses melahirkan. Jika persalinan berlangsung lama dan penuh bahaya, masyarakat percaya bahwa Eileithyia sedang ditahan atau belum siap membantu.

Baca juga: Mengenal Belgian Malinois: Anjing K-9 Paling Intens dan Berdedikasi

Salah satu kisah paling terkenal terjadi ketika Leto melahirkan Apollo dan Artemis. Hera, yang cemburu pada hubungan Zeus dan Leto, menahan Eileithyia agar Leto tidak bisa melahirkan. Akibatnya, Leto menanggung rasa sakit selama sembilan hari sembilan malam sebelum akhirnya Eileithyia dibebaskan oleh para dewi lainnya. Kisah ini menunjukkan betapa besar kuasa Eileithyia dan betapa kejamnya dunia jika ia tidak hadir.

Dewi yang Berada di Antara Dunia

Eileithyia menjadi simbol perbatasan antara hidup dan mati, antara harapan dan ketakutan, antara kebahagiaan dan tragedi. Para perempuan Yunani kuno tidak berdoa padanya untuk kelahiran sempurna, mereka hanya memohon kesempatan untuk hidup dan menatap wajah anaknya.

Karena itulah, ia sering disandingkan dengan Moirae, Dewi Takdir, yang memegang benang kehidupan. Eileithyia sering dianggap sebagai penentu akhir dari seorang bayi yang akan lahir, atau nyawa ibu yang akan diputus.

Baca juga: Kisah Kelam MH653: Pembajakan, Ledakan dan Jatuhnya Malaysia Airlines Tahun 1977

Mengapa Eileithyia Terlupakan?

Meski perannya sangat penting, namanya jarang muncul dalam kisah-kisah besar mitologi. Ia tidak terlibat dalam peperangan antar dewa, tidak memimpin pasukan, dan tidak memiliki kuil megah seperti Athena atau Zeus. Tugasnya terlalu dekat dengan penderitaan manusia, terlalu realistis untuk dibandingkan dengan para dewa yang heroik.

Namun bagi perempuan Yunani kuno, Eileithyia bukanlah tokoh kecil. Ia adalah harapan terakhir saat nyawa dipertaruhkan.

Baca juga: Asal Usul Santet di Indonesia, Ilmu Hitam yang Berakar dari Era Kerajaan Nusantara: Tradisi dan Persaingan Sosial

Kisah Eileithyia mengingatkan bahwa mitologi bukan hanya tentang pahlawan dan peperangan, tetapi juga tentang pengalaman manusia dalam melahirkan kehidupan. Eileithyia adalah dewi yang bekerja dalam diam. Kekuatannya menentukan seseorang akan menangis bahagia atau meratap kehilangan.

Eileithyia mungkin terlupakan dalam cerita besar, tetapi tidak bagi mereka yang pernah berdoa memanggilnya di tengah perjuangan hidup dan mati.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Thecollector.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU