INDOZONE.ID - Setiap 31 Oktober, dunia diselubungi aura mistis yang penuh warna dalam perayaan Halloween. Perayaan ini jadi momen ikonik bagi banyak negara untuk merayakannya dalam pesta, parade, dan tradisi unik masing-masing.
Selain identik dengan kostum menyeramkan dan dekorasi labu, ada beberapa negara yang memiliki cara unik dalam merayakan Halloween. Sebut saja, menonjolkan sisi spiritual untuk mengenang arwah leluhur, atau menjadikannya ajang hiburan dan kebersamaan keluarga.
Berbagai negara di Eropa hingga Asia, memiliki tradisi unik dan kaya makna dalam merayakan Halloween, yang terus berkembang dan dipertahankan hingga saat ini. Berikut beberapa contoh tradisi Halloween yang menarik dari berbagai belahan dunia.
Baca juga: Sejarah Malam Halloween dan Misteri di Baliknya: Ritual Arwah Jadi Pesta Kostum
7 Negara yang Merayakan Tradisi Halloween
1. Amerika Serikat
Di Amerika Serikat, perayaan Halloween berlangsung dengan sangat meriah. Anak-anak berpakaian kostum mengunjungi rumah-rumah tetangga sambil berteriak, "Trick or treat." Tujuan anak-anak itu adalah mengumpulkan permen. Di sisi lain, orang dewasa menikmati pesta kostum yang meriah di rumah, bar, atau taman kota.
Labu yang diukir menjadi jack-o'-lantern, menjadi ikon Halloween yang kerap menghiasi depan rumah. Di kota-kota besar, seperti New York, parade Halloween menjadi ajang spektakuler yang diikuti ribuan peserta.
Selain itu, banyak orang mengisi malam Halloween dengan menonton film horor atau mengunjungi rumah hantu buatan, menjadikan momen ini sebagai kesempatan untuk mengekspresikan kreativitas dan bersenang-senang bersama.
2. Meksiko
Bagi masyarakat Meksiko, Halloween menjadi pembuka bagi perayaan Día de los Muertos atau Hari Orang Mati yang berlangsung pada 1-2 November.
Tradisi kuno ini, yang telah ada selama ribuan tahun, menjadi momen bagi keluarga untuk mengenang dan "menyambut kembali" arwah orang-orang terkasih.
Dalam perayaan Día de los Muertos, keluarga Meksiko biasanya menyiapkan makanan favorit almarhum, menghiasi makam dengan bunga, dan meninggalkan hadiah kecil sebagai tanda penghormatan.
Mereka juga mengenakan topeng tengkorak dan menikmati permen calaveras, yang melambangkan keyakinan bahwa kematian adalah bagian alami dari siklus kehidupan, bukan akhir dari segalanya.
3. Inggris
Halloween kini semakin populer di Inggris, perayaannya kerap kali bersaing dengan Guy Fawkes Day yang jatuh pada 5 November. Hari ini memperingati kegagalan Guy Fawkes dalam upaya meledakkan Parlemen Inggris pada tahun 1605.
Jadi, suasana akhir Oktober di Inggris lebih banyak dipenuhi nuansa api unggun dan peringatan sejarah daripada kostum menyeramkan.
4. Irlandia
Irlandia, sebagai tempat asal Halloween, masih melestarikan banyak tradisi lamanya. Di desa-desa, warga biasanya menyalakan api unggun besar, menyajikan hidangan khas seperti barmbrack (roti buah kering dan kacang), dan bermain permainan tradisional, seperti bobbing for apples.
Meskipun kostum masih digunakan, fokus utama perayaan di Irlandia adalah kebersamaan komunitas dan pelestarian cerita rakyat. Di Dublin, festival Halloween semakin meriah dengan parade dan pertunjukan seni yang menghadirkan suasana magis.
5. Kanada
Di Kanada, perayaan Halloween mirip dengan di Amerika Serikat, dengan anak-anak berucap, "Trick or treat," dan mengenakan kostum. Akan tetapi, karena cuacanya dingin, mereka memakai jaket tebal di balik kostum mereka.
Kota seperti Toronto, rutin menggelar parade dan mengubah taman hiburan menjadi rumah hantu tematik. Selain itu, warga Kanada sering menambahkan sentuhan lokal lewat makanan khas musim gugur. Halloween pun menjadi momen kebersamaan yang hangat di tengah hawa dingin akhir Oktober.
6. Jepang
Jepang memiliki Kawasaki Halloween Parade, salah satu perayaan Halloween terbesar di negara itu. Parade ini telah diadakan setiap akhir Oktober sejak 1996, yang menampilkan ribuan peserta dengan kostum seram atau karakter budaya pop ikonik Jepang.
Baca juga: Tren Halloween di Indonesia, dari Tradisi Barat hingga Kreasi Lokal Populer dan Kreatif
Masyarakat Jepang yang memang suka ber-cosplay menjadikan parade ini sebagai ajang berekspresi dan bersenang-senang. Sepanjang jalan, suasana berubah menjadi lautan warna, musik, dan kostum yang memadukan unsur tradisional Halloween dengan gaya modern Jepang.
7. Italia
Di Italia, Halloween dikenal sebagai Ognissanti atau Hari Semua Orang Kudus, yang diperingati menjelang 1 November, hari libur nasional. Pada perayaan ini, masyarakat biasanya mengunjungi makam keluarga dengan membawa bunga segar, sehingga area pemakaman tampak indah dan penuh warna.
Saat senja tiba, lilin merah diletakkan di jendela dan meja, sebagai tanda penghormatan dan simbol penyambutan arwah yang diyakini datang berkunjung. Tradisi ini mencerminkan keseimbangan antara penghormatan spiritual dan keindahan budaya Italia yang kaya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan, Trafalgar, Interproinc, NPR