Ilustrasi Kalki Avatar (AI/Gemini)
INDOZONE.ID - Dalam ajaran Hindu, konsep avatar menjadi bagian penting untuk memahami bagaimana Tuhan turun ke dunia.
Melansir laman Medium, Rabu (29/04/2026) avatar merupakan perwujudan dari Dewa Wisnu yang hadir untuk menjaga keseimbangan alam semesta.
Dari sepuluh avatar utama yang dikenal sebagai Dashavatara, sosok terakhir yang dinantikan adalah Kalki.
Dalam kepercayaan Hindu, waktu berjalan dalam siklus empat zaman yang disebut Yuga, yaitu Satya Yuga, Treta Yuga, Dvapara Yuga, dan Kali Yuga.
Saat ini, manusia diyakini hidup di Kali Yuga, yaitu era yang ditandai dengan kemerosotan moral, meningkatnya kejahatan, dan melemahnya nilai spiritual.
Baca juga: Teori Brahmana dan Peran dalam Masuknya Hindu-Buddha ke Indonesia
Berdasarkan laman Medium, setiap kali dunia berada dalam kondisi tidak seimbang, Wisnu akan turun dalam bentuk avatar untuk memulihkan dharma atau kebenaran.
Kalki dikenal sebagai avatar kesepuluh dan terakhir Wisnu yang belum muncul. Dalam berbagai teks suci Hindu, ia diramalkan akan datang di akhir Kali Yuga saat kondisi dunia mencapai titik terburuk.
Melansir laman Ancient Origins, Kalki digambarkan sebagai sosok penunggang kuda putih yang membawa pedang bercahaya.
Ia akan menghancurkan kekuatan adharma atau ketidakbenaran, sekaligus mengakhiri zaman kegelapan.
Nama “Kalki” sendiri berasal dari kata Sansekerta yang berkaitan dengan kotoran atau kekejian, yang mencerminkan misinya untuk membersihkan dunia dari kerusakan moral.
Kali Yuga digambarkan sebagai masa penuh kekacauan. Manusia semakin menjauh dari nilai spiritual, sementara keserakahan dan materialisme semakin mendominasi.
Melansir laman Ancient Origins, kondisi dunia pada akhir zaman ini akan ditandai oleh:
Baca juga: Kerajaan Hindu Tertua di Indonesia: Di Mana Letaknya dan Bagaimana Sejarahnya?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Medium, Ancient Origins