Cerita mistis tentang Gunung Semeru dari para pendaki. (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)
INDOZONE.ID - Gunung-gunung suci di Indonesia bukan hanya destinasi wisata alam, tetapi juga memiliki nilai spiritual dan budaya yang mendalam.
Dari Gunung Agung hingga Gunung Kerinci, setiap gunung menyimpan cerita, kepercayaan, dan warisan leluhur yang masih dijaga hingga saat ini.
Memahami makna sakral ini penting, terutama bagi para pendaki dan wisatawan, agar tetap menghormati tradisi serta kearifan lokal yang ada.
Banyak masyarakat lokal meyakini gunung sebagai tempat bersemayamnya para dewa, leluhur, atau pusat energi spiritual. Berikut adalah daftar gunung yang dianggap suci di Indonesia beserta penjelasannya.
Baca juga: 5 Gunung Paling Suci di Dunia, Simbol Spiritualitas Sejak Zaman Kuno
Gunung Agung merupakan gunung tertinggi di Bali yang sangat disakralkan oleh umat Hindu.
Gunung ini dipercaya sebagai tempat bersemayam para dewa dan menjadi pusat keseimbangan alam. Di lerengnya berdiri Pura Besakih, pura terbesar dan paling suci di Bali.
Makna spiritual: dari gunung ini sebagai “stana dewa” atau tempat tinggal para dewa tertinggi dalam kepercayaan Hindu Bali.
Gunung Semeru dikenal sebagai gunung tertinggi di Pulau Jawa. Simbol pusat alam semesta dan tempat suci yang menghubungkan dunia manusia dengan dunia dewa.
Dalam kepercayaan Hindu, gunung ini diyakini sebagai perwujudan Mahameru, yaitu gunung suci tempat tinggal para dewa.
Gunung Penanggungan memiliki nilai sejarah yang sangat kuat sejak era Kerajaan Majapahit. Tempat suci untuk ritual dan pertapaan, serta pusat spiritual peradaban Majapahit.
Baca juga: Kisah Mistis Gunung Semeru: Jeritan Kesurupan yang Mencekam Hingga Bayangan Seram
Gunung ini dikenal sebagai “Gunung Pawitra” dan dipenuhi ratusan situs purbakala seperti candi dan petirtaan.
Gunung Bromo merupakan bagian dari kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Tempat persembahan kepada Sang Hyang Widhi dan leluhur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Jalaklawubackpacker