Ilustrasi Dionysus (britannica.com)
INDOZONE.ID - Dionysus merupakan salah satu dewa penting dalam mitologi Yunani. Ia dikenal sebagai dewa anggur, pembuatan anggur, kegembiraan, serta kerap dikaitkan dengan pertanian dan teater.
Dalam beberapa tradisi, ia termasuk dalam dua belas dewa Olympus, menggantikan Hestia, dewi perapian.
Baca juga: Boleh Nggak Sih Bawa Anak Kecil ke Makam? Ini Penjelasan yang Perlu Kamu Tahu
Dionysus adalah putra Zeus, raja para dewa, dan Semele, seorang wanita fana putri Thebes.
Ia dijuluki “lahir dua kali” karena setelah Semele tewas akibat melihat wujud asli Zeus yang terlalu dahsyat bagi manusia, Zeus menyelamatkan janin Dionysus dan menyimpannya di pahanya hingga siap dilahirkan kembali.
Dalam versi lain, ia juga dikaitkan dengan mitos Orfik sebagai Zagreus, putra Zeus dan Persephone, yang kemudian terlahir kembali sebagai Dionysus.
Sebagai putra Zeus, Dionysus memiliki banyak saudara tiri, baik dewa maupun manusia, termasuk Apollo, Athena, Artemis, hingga pahlawan seperti Herakles dan Perseus.
Baca juga: Golem: Makhluk Mitos Yahudi yang Terbuat dari Tanah Liat dengan 3 Huruf Kuno di Jidatnya
Awalnya, Dionysus digambarkan sebagai pria tua berjanggut.
Namun dalam seni selanjutnya, ia tampil sebagai pria muda berambut panjang dengan karangan ivy di kepala, membawa piala anggur atau seikat buah anggur.
Hewan yang dianggap suci baginya antara lain kambing dan lumba-lumba. Tanaman seperti anggur dan ivy juga menjadi simbol penting dalam kultusnya.
Dalam mitologi Romawi, Dionysus dikenal sebagai Bacchus atau Liber Pater. Ia sangat diasosiasikan dengan pesta dan perayaan yang meriah.
Baca juga: Iris, Dewi Pelangi yang Menjadi Pelayan Pribadi Ratu Para Dewa
Istri Zeus, Hera, dikenal cemburu dan membenci anak-anak hasil hubungan Zeus dengan wanita lain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ebsco-com