Ilustrasi Ajian Tugu Manik Jayakusuma. (Foto: Freepik @Freepik)
INDOZONE.ID - Ada satu ajian legendaris dari tanah Jawa yang namanya aja udah bikin merinding yaitu, Ajian Tugu Manik Jayakusuma.
Tugu Manik Jayakusuma adalah ajian yang dikenal sebagai ajian pamungkas, yang bikin penggunanya gak bisa mati. Kisah ajian ini bukan cuma soal kesaktian, tapi juga perjalanan batin, pengorbanan, dan ujian hati.
Yuk, kita bahas bareng cerita di balik kekuatan magis kisah Ajian Tugu Manik Jayakusuma ini, dilansir dari YouTube/Tos Nusantara selengkapnya!
Baca juga: Ajian Sasra Birawa: Kisah Ilmu Sakti Mahesa Jenar, Sang Pendekar Sejati yang Melegenda
Di masa kerajaan Medang Kamulan yang dipimpin Rakai Panangkaran, hiduplah seorang pemuda sederhana bernama Genta di kaki Gunung Wukir.
Sehari-hari, dia nyadap nira dari pohon aren buat bantu ibunya. Ayahnya dulu gugur saat melindungi warga dari perampok.
Sejak itu, Genta bersumpah suatu hari nanti bakal kuat buat melindungi orang lain.
Sayangnya, hidup gak seindah sumpah. Desa tempat tinggalnya, Watu Asih, sering banget diserang perampok dari utara.
Genta cuma bisa pasrah, dia gak punya senjata, gak bisa silat, apalagi punya ilmu sakti. Tapi semua berubah di satu sore yang tenang.
Waktu dia lagi duduk merenung di atas batu besar, seekor macan tutul tiba-tiba muncul dan memburu kijang.
Tanpa pikir panjang, Genta melempar batu, dan ajaibnya macan itu langsung roboh! Dari balik pepohonan, muncullah seorang kakek berjubah kelabu dengan tatapan tajam yaitu Resi Rekswana.
“Kenapa kau ganggu hukum alam, anak muda?” tanya sang resi.
Genta menjawab dengan lirih tapi tegas, “Aku cuma ingin membela yang lemah.”
Dari situlah perjalanan mistisnya dimulai. Sang resi menawarkan Genta untuk ikut ke puncak Gunung Wukir dan belajar makna kekuatan sejati.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube