Jumat, 16 MEI 2025 • 16:10 WIB

Pesugihan Kembang Kantil: saat Susuk Kecantikan Menuntut Tumbal

Author

Ilustrasi Pesugihan Kembang Kantil.

INDOZONE.ID - Nama Mika Yabesti mungkin gak bakal asing di kalangan dunia malam saat itu. Seorang single parent tangguh yang berjuang demi anak semata wayangnya, tapi jalan hidup yang ia ambil membawa dirinya ke kisah mistis yang bikin merinding yaitu pesugihan kembang kantil dari Pantai Selatan.

Awalnya, Mika bukan orang yang pengin hidup dari dunia malam. Tapi karena keterpaksaan dan kondisi hidup yang makin sempit, ia akhirnya ikut ajakan temannya buat kerja di tempat hiburan malam.

Awal-awal, Mika jadi primadona. Banyak pelanggan yang jatuh hati sama wajah sendu dan sikap hangatnya.

Tapi semua berubah saat “pendatang baru” bernama Ina muncul.

Yuk simak kisah pesugihan kembang kantil dilansir dari YouTube @Bayangan Semu selengkapnya!

Baca Juga: Misteri Pesugihan Nyai Puspo Cempoko: Sekali Melanggar Ritual Langsung Berujung Tragis

Hadirnya Pesaing Cantik

Ina bukan cuma cantik, tapi juga pintar merayu. Dengan kecantikannya yang seolah sempurna, Ina mulai menyedot semua pelanggan.

Mika yang dulunya laris manis, kini harus rela duduk sendirian malam demi malam. Pelanggan mulai sepi, tagihan terus datang, dan anaknya masih butuh makan.

Mika mulai stres. Ia sadar, jika terus begini, hidupnya bakal hancur. Sampai suatu hari, ia dengar tentang ritual pesugihan yang katanya bisa bikin wajah bersinar dan daya tarik meningkat yaitu susuk kembang kantil dari Nyi Roro Kidul.

Perjalanan Mistis ke Selatan

Tanpa pikir panjang, Mika pergi ke Pantai Selatan dan mencari orang pintar yang katanya bisa menyambungkan dirinya ke sang Ratu Laut Selatan. Di sana, Mika disuruh melakukan ritual dan merapal mantra pesugihan dengan nyanyian sinden.

Suara ombak mendadak kencang, lalu perlahan tenang, digantikan angin lembut. Mika membuka mata, dan di depannya berdiri sosok perempuan anggun berkebaya hijau yaitu Nyi Roro Kidul.

"Ada perlu apa kau memanggilku?" tanya sang Nyai dengan suara menggema.

Dengan gemetar, Mika menjawab kalau dirinya ingin meminta susuk kembang kantil, agar bisa menarik pelanggan lagi dan menghidupi anaknya.

“Ambil bunga kantil di balik karang. Makan sebelum kerja,” jawab Nyi Roro Kidul, lalu menambahkan syarat misterius, “Tapi kau harus siap aku panggil kapan saja.”

Tanpa pikir panjang, Mika setuju.

Ilustrasi Pesugihan Kembang Kantil.

Kehidupan Berubah Drastis

Beberapa hari setelah ritual, Mika merasakan perubahan besar. Aura wajahnya semakin memikat, bahkan mengalahkan Ina.

Pelanggan kembali berdatangan, penghasilan naik drastis, dan tempat ia bekerja jadi makin ramai. Mika seperti naik kasta, dari pekerja biasa jadi ratu di hotel malam.

Tapi seperti pesugihan lainnya, keindahan itu tidak datang tanpa bayaran.

Baca Juga: Misteri Pesugihan Popok Wewe Gombel: Kisah Nyata yang Menggegerkan Jawa Tengah

Tumbal yang Ditagih

Setahun setelah kejadian itu, Mika kedatangan pelanggan baru bernama Bobby. Awalnya terlihat biasa saja. Tapi setelah sesi pelayanan, Bobby tiba-tiba berubah sikap.

“Aku cinta mati sama kamu! Nikah sama aku sekarang juga!” teriak Bobby sambil mencengkram tangan Mika.

Mika ketakutan. Ia mencoba menolak, tapi Bobby makin agresif. “Kalau gak mau nikah, aku akan cekik Kamu!”

Mika mencoba melawan, tapi Bobby benar-benar mencekiknya sampai ia lemas. Di saat setengah sadar, Mika diseret keluar kamar, dibopong oleh Bobby, dan hotel itu ternyata kosong. Gak ada siapa-siapa. Teman-temannya? Pemilik motel? Semua lenyap.

Diantar ke Lautan

Bau khas air laut mulai tercium. Mika dibawa ke tepi Pantai Selatan. Ombak bergulung, angin menderu. Bobby menaruh tubuh Mika di atas air laut, lalu berbisik,

“Sekarang waktunya. Kamu sudah dipanggil oleh Nyi Roro Kidul.”

Dari kejauhan, kereta kencana hijau muncul. Sosok Nyi Roro Kidul tersenyum puas melihat “tumbalnya” datang. Mika hanya bisa pasrah saat kereta itu mendekat dan membawanya perlahan ke tengah lautan.

Sejak malam itu, Mika hilang tanpa jejak. Tubuhnya tak pernah ditemukan. Hotel tempatnya bekerja kembali sepi, dan Ina pun ikut menghilang seminggu setelahnya.

Baca Juga: Misteri Pesugihan Monyet di Tulungagung: Legenda yang Diyakini Masih Hidup Hingga Kini

Ilustrasi Pesugihan Kembang Kantil.

Kisah pesugihan kembang kantil yang dialami Mika bukan cuma tentang pesugihan, tapi tentang pilihan hidup.

Saat terhimpit ekonomi, manusia bisa tergoda untuk mengambil jalan pintas seperti pesugihan. Tapi semua yang datang cepat, pasti ada bayarnya. Dalam kasus Mika, bayarnya adalah jiwanya sendiri.

Pesugihan kembang kantil mungkin terdengar menggoda. Tapi jangan lupa, tiap kecantikan yang datang dari dunia gaib, pasti menuntut sesuatu yang lebih besar yaitu tumbal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: YouTube

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU