Mengenal Ilmu Putih, Praktik yang Diyakini Digunakan untuk Tujuan Baik dan Berbeda dari Ilmu Hitam
INDOZONE.ID - Ilmu putih merupakan istilah yang sudah lama dikenal di berbagai budaya dan sering dikaitkan dengan praktik supranatural yang bertujuan memberikan manfaat.
Berbeda dengan ilmu hitam yang identik dengan niat mencelakakan, ilmu putih dipercaya digunakan untuk membantu, melindungi, atau menyembuhkan tanpa motif merugikan orang lain.
Dalam berbagai literatur mengenai praktik sihir dan kepercayaan tradisional, ilmu putih atau white magic dijelaskan sebagai penggunaan kekuatan gaib untuk tujuan yang dianggap baik.
Konsep ini telah menjadi bagian dari tradisi masyarakat di berbagai belahan dunia selama berabad-abad.
Baca juga: 5 Taman Hiburan Terbengkalai di Indonesia, Seram tapi Bikin Penasaran!
Ilmu Putih Dianggap Sebagai Sihir untuk Tujuan Positif
Sejumlah penelitian menjelaskan bahwa ilmu putih mengacu pada penggunaan praktik magis yang dilakukan dengan tujuan positif dan tanpa pamrih.
Berbeda dari praktik yang bertujuan menyakiti, ilmu putih lebih sering dikaitkan dengan usaha membantu orang lain, memberikan perlindungan, atau memohon keselamatan.
Dalam kajian J.L. Miller yang membahas praktik sihir pada peradaban Het, serta penelitian M.H. Baglari mengenai seni sihir dan ilmu hitam, dijelaskan bahwa istilah white magic digunakan untuk membedakan praktik sihir yang dianggap membawa manfaat dari praktik sihir yang bersifat merusak.
Meski sama-sama berada dalam ranah supranatural menurut kepercayaan tertentu, tujuan penggunaan ilmu putih menjadi pembeda utama dibandingkan ilmu hitam.
Baca juga: 5 Rumah Sakit Terbengkalai di Indonesia dengan Kisah Horor, Bikin Merinding!
Siapa yang Dipercaya Menguasai Ilmu Putih?
Dalam berbagai tradisi, orang yang diyakini memiliki kemampuan ilmu putih biasanya dikenal dengan berbagai sebutan.
Ada yang disebut sebagai orang bijak, penyembuh tradisional, tabib spiritual, hingga penyihir putih.
Sebagian praktisi mengaku memperoleh kemampuan tersebut melalui warisan keluarga yang diturunkan dari generasi ke generasi.
Namun, ada pula yang meyakini kemampuan itu muncul setelah menjalani pengalaman hidup tertentu, proses pembelajaran, atau pendalaman spiritual.
Baca juga: Terlihat Lewat Foto Rontgen, Begini Seluk-Beluk Tradisi Mistis Susuk dari Tinjauan Medis
Pandangan mengenai asal-usul kemampuan tersebut berbeda-beda di setiap budaya. Karena itu, tidak ada satu penjelasan yang berlaku secara universal.
Bentuk Praktik Ilmu Putih
Praktik ilmu putih tidak selalu digambarkan dalam bentuk ritual yang rumit. Dalam beberapa referensi sejarah, ilmu putih justru lebih sering dikaitkan dengan aktivitas yang dipercaya membawa manfaat bagi orang lain.
- Menurut kajian Ian Temple dalam Magic and the Common People of Early Modern Europe, praktik ilmu putih dapat diwujudkan melalui berbagai cara, seperti:
- Penyembuhan tradisional
- Pemberian berkah
Baca juga: 5 Zodiak Paling Beruntung dalam Karier pada Selasa, 14 Juli 2026
- Penggunaan jimat
- Pembacaan mantra
- Doa-doa tertentu
- Hingga nyanyian atau lantunan yang memiliki makna spiritual
Di berbagai daerah, bentuk praktik tersebut berkembang sesuai budaya dan kepercayaan masyarakat setempat. Karena itu, praktik ilmu putih di satu wilayah belum tentu sama dengan praktik yang ditemukan di wilayah lain.
Baca juga: Mengenal Pesugihan: Asal-Usul, Jenis, hingga Alasan Orang Menempuh Jalan Mistis demi Harta
Perbedaan Ilmu Putih dan Ilmu Hitam
Perbedaan paling mendasar antara ilmu putih dan ilmu hitam terletak pada tujuan penggunaannya.
Ilmu putih umumnya dipahami sebagai praktik yang bertujuan memberikan manfaat, perlindungan, atau pertolongan.
Sementara itu, ilmu hitam lebih sering dikaitkan dengan penggunaan kekuatan gaib untuk mencelakakan, merugikan, atau mengendalikan orang lain.
Perbedaan inilah yang membuat kedua istilah tersebut hampir selalu disebut sebagai dua konsep yang saling bertolak belakang dalam berbagai literatur mengenai praktik sihir.
Baca juga: Cerita Mistis Aktris Era saat Syuting Horor, Ada Suara Anak Kecil Menangis?
Masih Menjadi Bagian dari Kajian Budaya dan Kepercayaan
Hingga kini, ilmu putih masih menjadi topik yang menarik untuk dikaji, terutama dalam bidang antropologi, sejarah, dan studi kebudayaan.
Keberadaannya menunjukkan bagaimana berbagai masyarakat memiliki cara yang berbeda dalam memahami dunia spiritual dan praktik supranatural.
Di sisi lain, klaim mengenai kemampuan atau efektivitas ilmu putih belum dapat dibuktikan melalui metode ilmiah modern.
Oleh karena itu, pembahasannya lebih banyak ditempatkan dalam konteks tradisi, kepercayaan, dan warisan budaya yang berkembang di tengah masyarakat.
Baca juga: 5 Buku Terlarang yang Dikaitkan dengan Dunia Gaib, Kisahnya Bikin Merinding!
Terlepas dari beragam pandangan tersebut, ilmu putih tetap menjadi salah satu konsep yang banyak dikenal karena selalu dikaitkan dengan penggunaan kekuatan gaib yang dipercaya bertujuan membantu, melindungi, dan membawa kebaikan, sehingga menjadi kebalikan dari konsep ilmu hitam yang identik dengan niat mencelakakan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Teknokrat.ac.id