Ilustrasi Bocah Hilang di Kebun Bambu. (Foto: Freepik @Freepik)
INDOZONE.ID - Di sebuah kampung kecil bernama Wonogiri, suasana sehari-hari biasanya adem ayem.
Dikelilingi sawah, kebun bambu, dan jalan tanah yang becek kalau hujan, warga hidup sederhana dengan tradisi yang masih kental.
Tapi awal musim penghujan, kampung ini diguncang kisah mistis yang bikin bulu kuduk berdiri. Semua berawal dari seorang bocah bernama Adit, 8 tahun, yang tiba-tiba hilang misterius.
Yuk simak kisah mistis bocah hilang dilansir dari YouTube @Cahaya Sore selengkapnya!
Baca juga: Kisah Mistis Desa Wingit: Pulang Kampung yang Salah Jalan dan Bertemu Orang-orang Tersesat
Sore itu, Adit main di halaman rumah Mbak Rukmini, seorang janda yang tinggal sendirian. Halaman luas dengan pohon mangga dan rambutan memang sering jadi tempat bocah-bocah bermain.
Sekira pukul 5 sore, ibunya, Bu Siti, memanggil Adit pulang. Tapi sampai dipanggil berkali-kali, Adit tak muncul.
Ketika Bu Siti mencari ke rumah Mbak Rukmini, ternyata Adit sudah nggak ada. Mbak Rukmini bilang anak itu lari ke arah kebun bambu belakang kampung.
Nah, saat itulah detak jantung Bu Siti makin kencang, soalnya kebun bambu itu dikenal angker. Warga sering cerita tentang suara gamelan gaib sampai penampakan orang tanpa kepala.
Panik, Bu Siti dan suaminya, Pak Rahmat, ditemani tetangga langsung mencari ke kebun bambu.
Nama Adit dipanggil berulang kali, tapi hasilnya nihil. Malam itu seluruh kampung turun tangan bawa senter dan obor, nyisir sawah sampai sungai. Tapi, jejak Adit lenyap begitu saja.
Keesokan paginya, keajaiban terjadi. Saat Bu Siti mau ambil air di sumur, ia melihat Adit jalan pelan ke arah rumah.
Bajunya kotor penuh lumpur, wajahnya pucat, tapi ia pulang dengan selamat. Tentu saja, ibunya langsung menangis haru.
Tapi kalimat pertama Adit bikin semua orang bingung. Dengan suara lirih ia bilang, “Adit tadi main sama teman baru.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube