Ilustrasi Terowongan Horor. (Foto: Freepik @Freepik)
INDOZONE.ID - Jakarta boleh aja identik sama gedung tinggi dan lalu lintas padat, tapi di balik hiruk pikuk kota metropolitan ini, ternyata ada juga tempat-tempat yang menyimpan cerita horor yang bikin bulu kuduk berdiri. Salah satunya adalah Terowongan Casablanca.
Meskipun fungsinya cuma sebagai jalur lalu lintas bawah tanah, Terowongan Casablanca ini punya reputasi kisah mistis yang nggak kalah serem dari film horor.
Banyak orang bilang, setiap kendaraan yang lewat sini wajib bunyiin klakson tiga kali. Katanya sih, biar nggak diganggu sama penunggu dari alam lain.
Yuk, kita kulik bareng kisah mistis Terowongan Casablanca dilansir dari YouTube @Ghibah Horor selengkapnya!
Baca juga: Kisah Mistis 'Kereta Zanetti', Kereta Mewah yang Hilang di Terowongan dari Roma ke Meksiko
Terowongan Casablanca terletak di kawasan ramai di Jakarta. Sekilas memang terlihat seperti terowongan biasa. Tapi, siapa sangka, lokasi ini menyimpan sejarah kelam yang dipercaya menjadi asal mula aura angkernya.
Menurut kisah mistis yang beredar, terowongan angker ini dibangun di atas area pemakaman. Bahkan, beberapa sumber menyebut dulunya ini adalah kuburan massal.
Nggak heran, sejak awal pembangunan saja udah muncul banyak gangguan yang nggak masuk akal.
Mulai dari alat berat yang mendadak rusak tanpa sebab, sampai pekerja proyek yang kerasukan.
Warga sekitar pun sempat merasa terganggu karena muncul suara-suara aneh saat malam hari meski lokasi udah kosong.
Bahkan, beberapa paranormal menyebut aura tempat ini sangat gelap dan penuh energi negatif.
Cerita horor paling populer dari Terowongan Casablanca adalah tentang penampakan sosok wanita berambut panjang.
Konon, arwah ini adalah korban pemerkosaan yang jasadnya dulu dibuang begitu saja di sekitar terowongan.
Warga dan pengguna jalan sering melihat penampakan perempuan dengan baju putih yang tiba-tiba muncul di pinggir jalan, atau bahkan menyeberang di tengah malam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube