INDOZONE.ID - Kisah pilu menyedihkan, KRU jejak petualang yang terdampar di Papua selama 18 tahun sampai sekarang belum juga ditemukan.
Kejadian ini dialami oleh presenter Medina Kamil dan tim produksi acara televisi Jejak Petualang yang mendapatkan simpati dari masyarakat.
Jejak Petualang merupakan program televisi yang menampilkan berbagai petualangan di alam Indonesia.
Siapa sangka, di balik popularitas acara ini, tersembunyi sebuah cerita penuh misteri dan kesedihan.
Baca Juga: Kisah Pilu Penjara Bawah Tanah di Kota Tua Jakarta, Konon Aura Mistisnya Kental Terasa!
Pada tahun 2006, perjalanan eksplorasi ke daerah Asmat mengalami insiden yang tak terlupakan bagi kru dan masyarakat Indonesia.
Di tengah perjalanan, ternyata perahu yang mereka tumpangi terbalik dihantam ombak. Para kru TV sampai terjatuh ke laut Arafuru.
Salah satu anggota tim Jejak Petualang, kameramen bernama Bagus Dwi, hilang setelah insiden perahu terbalik di Laut Arafuru.
Baca Juga: Coban Rondo: Terjun yang Menyimpan Kisah Pilu Cinta Dewi Anjarwati dan Raden Baron Kusuma
Saat terbawa ombak di laut, Bagus sempat mencapai perahu. Pasalnya, dia ingin membantu empat temannya yang lain namun gagal.
Tak dipungkiri, akhirnya mereka dipisahkan oleh arus laut yang deras, keempat kru saling berpegangan pada box dan terdampar di sebuah pulau.
Tetapi, hanya Bagus dan perahu kayu tersebut hilang tak berjejak.
Hingga saat ini, setiap tahunnya, stasiun TV Trans 7 masih mengenang Bagus Dwi yang hilang 18 tahun lalu.
Penulis: Nadya Mayangsari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram @jurnal.mistis