Sabtu, 07 SEPTEMBER 2024 • 18:10 WIB

Mengenal StG-44, Senapan Serbu Pertama di Dunia Asal Jerman: Inspirasi dari AK-47

Author

StG-44.

INDOZONE.ID - Pada masa Perang Dunia II, Jerman merupakan negara yang sangat maju dalam teknologi, khususnya di bidang militer.

Dengan kecanggihan teknologi militernya, Jerman mengalahkan Prancis dalam waktu singkat dan membuat Inggris kewalahan.

StG-44.

Selain itu, Jerman juga unggul melawan Uni Soviet dalam kampanyenya yang bernama Operasi Barbarossa.

Salah satu keunggulan dari Jerman pada saat itu, adalah mereka menciptakan senapan serbu untuk pertama kalinya.

Baca Juga: AK-12 Transformasi Modern Senapan Serbu AK-74

Adapun senapan serbu pertama yang dibuat Jerman pada saat itu, bernama StG-44. Sesuai namanya, senjata ini pertama kali dirilis pada 1944.

Ide dari StG-44 itu bermula dari keinginan Pemimpin Tertinggi Jerman kala itu, Adolf Hitler, untuk menciptakan senapan mesin yang dapat digunakan untuk serangan jarak jauh.

Ilustrasi senapan.

Albert Speer, Menteri Persenjataan Jerman pada saat itu, menyetujui ide Hitler dengan memproduksi senapan serbu pertamanya.

StG-44 memiliki panjang sekitar 93 cm, dengan panjang laras sekitar 42 cm. Adapun beratnya adalah 4 kg, dengan jumlah amunisi sebanyak 30 peluru.

Baca Juga: AWM, Senapan Runduk Buatan Inggris Yang Populer Di Dunia Game

Kelebihan dari senjata api ini adalah pengoperasiannya yang menggunakan sistem gas. Jadi, StG-44 dapat menembakkan senjata secara terus-menerus tanpa khawatir peluru tersebut macet.

Senjata ini diketahui memiliki jarak tembak cukup jauh, yaitu 300-600 m. Kemampuannya setara dengan senapan bolt-action pada masa itu 

Setelah Perang Dunia II usai, Uni Soviet mendapatkan StG-44 yang tersisa dan menciptakan senjata baru dengan desain sangat mirip, yaitu AK-47 yang populer sampai sekarang.


Banner Z Creators.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Military Times

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU