Selasa, 05 MEI 2026 • 19:04 WIB

Mengenal Henry Dunant, Sosok Bapak Palang Merah Sedunia yang Inspiratif

Author

Sosok Bapak Palang Merah Sedunia, Henry Dunant (lecturesbureau.gr)

INDOZONE.ID - Siapa bapak Palang Merah sedunia? Jawabannya tentunya adalah Henry DUnant, seorang tokoh kemanusiaan asal Swiss yang mengabadikan hidupnya untuk menolong orang yang terluka.

Yang paling sering disorot adalah ia kerap menolong korban perang tanpa memandang pihak mana yang terlibat. Berada di pihak manapun, bila orang itu terluka, ia akan tetap menolongnya.

Kisah hidupnya menjadi salah satu inspirasi terbesar dalam sejarah gerakan kemanusiaan global.

Berikut ini ada beberapa fakta tentang sosok bapak palang merah sedunia yang dikutip dari jurnal dan buku yang diambil dari berbagai sumber, salah satunya icrc.org.

Baca juga: Peristiwa 8 Mei: Lahirnya Pendiri Palang Merah hingga Terbunuhnya Marsinah

Mengenal Sosok Henry Dunant: Sang Bapak Palang Merah Sedunia

Henry Dunant lahir pada 8 Mei 1828 di Jenewa, Swiss. Ia dikenal sebagai seorang pebisnis, aktivis sosial, dan visioner yang memiliki kepedulian tinggi terhadap penderitaan manusia.

Sejak muda, Dunant aktif dalam kegiatan sosial, terutama membantu orang miskin dan korban konflik. Nilai-nilai kemanusiaan yang ia pegang kuat inilah yang kemudian membentuk dasar pemikirannya dalam menciptakan gerakan Palang Merah.

Kisah Pertempuran Solferino yang Mengubah Pandangan Hidupnya

Sosok Bapak Palang Merah Sedunia, Henry Dunant (Wikipedia)

Peristiwa penting yang mengubah hidup Dunant adalah Pertempuran Solferino. Dalam pertempuran tersebut, puluhan ribu tentara terluka dan dibiarkan tanpa perawatan medis yang memadai.

Dunant yang kebetulan berada di lokasi merasa sangat terguncang melihat penderitaan para korban. Ia kemudian menggerakkan warga setempat untuk membantu para prajurit tanpa membedakan kubu, dengan prinsip “Tutti fratelli” (kita semua bersaudara).

Baca juga: Mengenal Sosok Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan di Balik Sejarah Hardiknas

Pengalaman ini ia tuangkan dalam bukunya A Memory of Solferino (1862), yang kemudian menjadi dasar lahirnya gerakan kemanusiaan modern.

Lahirnya Komite Palang Merah Internasional (ICRC)

Gagasan Dunant mendapat perhatian luas dan akhirnya melahirkan International Committee of the Red Cross (ICRC) pada tahun 1863 di Jenewa.

Organisasi ini bertujuan memberikan perlindungan dan bantuan kepada korban konflik bersenjata. Dari sinilah berkembang gerakan Palang Merah Internasional yang kini hadir di hampir seluruh negara, termasuk Indonesia melalui PMI.

ICRC juga menjadi pelopor lahirnya Konvensi Jenewa, yang mengatur perlindungan korban perang dalam hukum internasional.

Penghargaan Nobel Perdamaian Pertama di Dunia

Atas jasanya yang luar biasa, Henry Dunant dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian pertama pada tahun 1901 bersama Frédéric Passy.

Penghargaan ini menjadi pengakuan global atas kontribusinya dalam menciptakan gerakan kemanusiaan yang netral dan universal.

Henry Dunant bukan hanya pendiri Palang Merah, tetapi juga simbol kepedulian terhadap sesama manusia. Dari tragedi di medan perang, ia berhasil menciptakan gerakan global yang hingga kini terus menyelamatkan jutaan nyawa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Icrc.org

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU