INDOZONE.ID - Salah satu misteri terbesar era Perang Dingin kembali mencuri perhatian dunia internasional.
Sebuah stasiun radio rahasia milik Rusia yang dikenal sebagai Russian Doomsday Radio Transmitter, atau secara resmi bernama MDZHB, dilaporkan menunjukkan peningkatan aktivitas sejak akhir 2025.
Keberadaan radio ini telah lama menjadi bahan spekulasi para analis militer dan intelijen karena hingga kini pemerintah Rusia tidak pernah memberikan penjelasan resmi terkait fungsinya.
Radio misterius ini pertama kali terdeteksi aktif pada akhir 1970-an.
Ciri khas siarannya adalah suara dengungan monoton yang berulang sekitar 25 kali per menit dan dipancarkan secara kontinu setiap hari.
Namun, pada momen-momen tertentu, suara tersebut tiba-tiba terhenti dan digantikan dengan suara berbahasa Rusia yang membacakan rangkaian kode berupa angka serta kata-kata acak.
Setelah pesan selesai disampaikan, siaran kembali ke pola dengungan semula.
Baca juga: Christos Tsigiridis, Sang Penemu Stasiun Radio Pertama di Dunia
Karena sifatnya yang tertutup dan konsisten selama puluhan tahun, MDZHB memunculkan berbagai teori mengenai tujuan sebenarnya.
Salah satu teori paling populer menyebutkan bahwa radio ini merupakan bagian dari sistem "dead hand" atau sistem tangan mati.
Dalam skenario terburuk, jika Rusia mengalami serangan nuklir mendadak dan seluruh komando militernya lumpuh, berhentinya sinyal radio ini dipercaya dapat memicu peluncuran balasan nuklir secara otomatis ke wilayah musuh.
Teori lain menyebutkan bahwa radio tersebut digunakan sebagai alat komunikasi satu arah dengan mata-mata Rusia yang tersebar di berbagai belahan dunia.
Kode-kode yang disiarkan diyakini hanya dapat dipahami oleh agen tertentu yang telah memiliki kunci dekripsi.
Selain itu, sejumlah ilmuwan juga menduga radio ini berfungsi sebagai instrumen ilmiah untuk memantau perubahan pada lapisan ionosfer bumi.
Perbincangan mengenai radio ini kembali mencuat setelah aktivitasnya meningkat signifikan sejak akhir 2025.
Dalam kurun waktu tiga hari saja, yakni pada 8–10 Desember 2025, stasiun ini tercatat menyiarkan sedikitnya 15 pesan sandi suara.
Menariknya, muncul pula kata sandi baru seperti pepper shaker, transfer, spinobaz, dan frigoria, yang hingga kini belum memiliki penafsiran pasti.
Hal yang semakin memicu perhatian global terjadi pada 17 November 2025, ketika untuk pertama kalinya radio ini secara eksplisit menyebut nama sebuah negara, yakni Latvia, yang merupakan anggota NATO.
Penyebutan tersebut dianggap tidak lazim dan mengundang spekulasi bahwa siaran tersebut bukan sekadar komunikasi rahasia, melainkan bentuk psychological warfare atau perang urat saraf yang ditujukan untuk menciptakan tekanan dan kepanikan di pihak lawan.
Baca juga: Viral Penyiar Radio Ditelepon Wanita Misterius Minta Tolong Kebakaran Mobil Tahun 1992
Selain peningkatan aktivitas, MDZHB juga sempat menjadi sorotan pada 2022 ketika frekuensinya dibajak oleh peretas.
Sejumlah hacker diketahui memutar lagu-lagu populer seperti Gangnam Style hingga lagu kebangsaan Ukraina untuk mengganggu siaran.
Hingga Januari 2026, upaya peretasan tersebut dilaporkan masih terus terjadi, dengan tujuan menutupi atau mengacaukan pesan suara yang dikirim oleh militer Rusia.
Hingga saat ini, radio MDZHB tetap beroperasi tanpa kejelasan fungsi yang pasti.
Tidak adanya klarifikasi resmi dari otoritas Rusia justru semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu sistem komunikasi paling misterius yang pernah ada.
Di tengah ketegangan geopolitik global, peningkatan aktivitas radio ini terus menjadi bahan pemantauan serius bagi komunitas internasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube @risyadandson