Sabtu, 08 NOVEMBER 2025 • 13:10 WIB

Eksperimen Hepatitis Willowbrook: Sejarah Kelam Percobaan Medis Tak Manusiawi di Sekolah Disabilitas

Author

Sekolah khusus Willowbrook tempat eksperimen medis tidak manusiawi terjadi (wikipedia).

INDOZONE.ID - Di akhir tahun 1940-an, pemerintah Amerika bikin Willowbrook State School di Staten Island, New York. 

Tempat ini sebenarnya ditujukan buat anak-anak dengan disabilitas intelektual, tapi kenyataannya malah jadi mimpi buruk.

Sekolah yang Malah Jadi Neraka

Bayangkan, sekolah yang seharusnya cuma menampung 4.000 anak, malah dipaksakan nampung lebih dari 6.000 orang. 

Kondisinya pun berantakan: anak-anak dibiarkan telanjang, ruangan kotor banget, dan penyakit hepatitis gampang banget nyebar karena kebersihan yang diabaikan.

Baca juga: Kisah Pangeran Antasari, Pejuang Kalimantan yang Tak Pernah Takut Belanda

Niat Penelitian yang Tapi Caranya Salah Total

Nah, di tengah kondisi kayak gitu, muncul seorang dokter bernama Saul Krugman dari New York University. 

Dia mau meneliti hepatitis, penyakit yang waktu itu masih misterius. Tapi caranya bikin geleng-geleng kepala.

Dia bikin peraturan nggak masuk akal: anak-anak cuma bisa diterima di Willowbrook kalau orang tuanya setuju anaknya ikut eksperimen ini. 

Dihadapkan sama situasi putus asa, banyak orang tua akhirnya terpaksa nyetujui, berharap anaknya bisa dapat perawatan yang lebih baik.

Baca juga: Kisah Teuku Umar: Pahlawan Cerdas dari Aceh yang Menipu Belanda Demi Kemerdekaan

Anak-Anak Jadi Kelinci Percobaan

Selama 14 tahun, lebih dari 700 anak jadi korban eksperimen ini. Mereka dibagi-bagi jadi beberapa kelompok. Ada yang disuntik antibodi, ada yang nggak. 

Yang bikin ngeri, anak-anak yang sehat malah sengaja dikasih virus hepatitis—baik lewat suntikan, atau lewat susu cokelat yang dicampur kotoran orang yang udah terinfeksi.

Coba bayangin, anak-anak kecil yang nggak tahu apa-apa dipaksa jadi bahan percobaan. 

Krugman emang akhirnya publikasikan hasil penelitiannya dan klaim ini bantu memahami hepatitis A dan B. 

Tapi di balik itu, ada penderitaan yang nggak bisa dibayar dengan alasan ilmiah apa pun.

Baca juga: Skandal Studi Sifilis Tuskegee: Pelanggaran Etika Masif yang Menggemparkan Dunia Akademik

Kebenaran Akhirnya Terbongkar

Di tahun 1972, jurnalis Geraldo Rivera berhasil masuk ke Willowbrook dan menayangkan kondisi sebenarnya. 

Liputannya nunjukkin anak-anak hidup dalam kotoran mereka sendiri, terabaikan, dan dalam keadaan menyedihkan. 

Tayangan ini bikin publik marah besar dan akhirnya memaksa pemerintah nutup Willowbrook sekaligus bikin aturan yang lebih ketat untuk eksperimen medis.

Pelajaran Pahit yang Harus Diingat

Kisah Willowbrook ngajarin kita satu hal: ilmu pengetahuan tanpa hati nurani cuma akan bikin sengsara. 

Baca juga: Makna Jack-o’-Lantern, Lentera Labu yang Jadi Ikon Perayaan Halloween di Dunia

Krugman mungkin punya niat baik secara ilmiah, tapi caranya jelas ngelanggar hak asasi manusia. 

Dari tragedi ini, lahir aturan-aturan baru yang nempatin keselamatan dan martabat manusia sebagai yang paling penting.

Willowbrook sekarang cuma tinggal sejarah kelam—pengingat bahwa dalam mengejar kemajuan, kita jangan sampe lupa sama kemanusiaan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Youtube/Nessie Judge

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU