Minggu, 15 JUNI 2025 • 18:20 WIB

Jejak Industri Sidoarjo: Menapak Jalan Menuju Kota Mandiri

Author

Monumen Jayandaru, Sidoarjo, Jawa Timur. (Istimewa)

INDOZONE.ID - Kalau ngomongin Sidoarjo, banyak orang mungkin langsung kepikiran "kota satelitnya Surabaya." Nggak salah sih, banyak warga Sidoarjo memang kerja atau beraktivitas di Surabaya. Tapi tahu nggak sih, Sidoarjo sebenarnya punya potensi gede banget buat berkembang sendiri dan nggak cuma jadi ‘penyangga’. Pertanyaannya sekarang: bisa nggak Sidoarjo sejajar sama Surabaya dalam hal perkembangan ekonomi dan infrastruktur? Yuk kita ulik bareng!

Sidoarjo memang masih berstatus kabupaten, tapi potensi industrinya luar biasa. Bukan main-main, sektor industri di sini berkembang cepat banget, ibarat pesawat tempur, siap lepas landas kapan aja. Komoditas unggulannya pun beragam, mulai dari industri tekstil, kulit, makanan-minuman, logam dasar, sampai kimia dan karet. Yang bikin tercengang, pertumbuhan industri pengolahan di Sidoarjo dalam lima tahun terakhir bahkan tembus angka 120 persen. Gila nggak tuh?

Baca juga: Sidoarjo Reborn! Dari Lumpur Lapindo ke Kota UMKM yang Mendunia

Nggak cuma tumbuh kenceng, konsentrasi industrinya juga terkumpul dengan baik. Wilayah seperti Tanggulangin, Waru, dan Gedangan jadi bukti bahwa ada aglomerasi industri yang solid banget. Artinya? Banyak pelaku industri yang ngumpul di satu kawasan, saling dukung, dan otomatis bikin roda ekonomi berputar lebih cepat.

Yang lebih menarik, kemajuan ini bukan hasil kerja satu pihak aja. Pemerintah daerah dan sektor swasta di Sidoarjo sama-sama aktif buat ngegas potensi yang ada. Mereka bareng-bareng ciptain lapangan kerja, bangun infrastruktur, dan kembangkan sistem ekonomi yang kuat dan terintegrasi. Udah kayak pasangan goals yang saling support!

Jadi, apakah Sidoarjo bisa sejajar dengan Surabaya? Jawabannya: tentu aja bisa! Dengan basis industri yang kuat, pertumbuhan ekonomi yang stabil, posisi geografis yang strategis, dan sinergi pemerintah-swasta yang solid, semua fondasi udah lengkap. Tapi ingat, mimpi jadi kota besar butuh lebih dari sekadar potensi.

Sidoarjo juga perlu berani berbenah. Dibutuhkan visi jangka panjang, pembangunan infrastruktur yang merata, peningkatan kualitas SDM, dan tata kelola kota yang modern dan berkelanjutan. Tantangannya banyak, tapi peluangnya juga nggak kalah besar.

Baca juga: Melihat Nilai Tersembunyi dalam Legenda Desa Sidoarjo, Warisan yang Menuntun Kehidupan

Sekarang tinggal pilih: mau terus jadi ‘bayangan’ Surabaya, atau mulai berdiri sendiri dan bersinar sebagai kota mandiri yang bisa jadi magnet ekonomi baru di Jawa Timur? Semua tergantung langkah berani dan strategi cerdas dari para pemimpin dan masyarakatnya sendiri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Academia.edu

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU