Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 24 AGUSTUS 2025 • 12:30 WIB

Sejarah dan budaya : Makna Arti Patung Ali Dan Nino, Yang Terinspirasi Dari Kisah Cinta Novel Karangan Kurban Said

Sejarah dan budaya : Makna Arti Patung Ali Dan Nino, Yang Terinspirasi Dari Kisah Cinta Novel Karangan Kurban SaidPatung Ali Dan Nino, Batumi, Georgia. (sumber: pinterest)

INDOZONE.ID - Tak banyak yang mengenal nama Kurban Said, salah satu penulis novel yang karyanya pertama kali dicetak pada tahun 1937 dengan judul Ali dan Nino. Novel ini mengisahkan perjalanan cinta dua insan yang berbeda latar belakang suku, budaya, dan agama.

Novel yang kerap disebut sebagai salah satu kisah romantis paling terkenal di abad ke-20 ini ternyata pernah diterbitkan dalam terjemahan Bahasa Indonesia. Berlatar di Azerbaijan dan Georgia pada awal abad ke-20, kisahnya berfokus pada Ali Khan dan Nino, yang telah saling mengenal sejak kecil. Seiring berjalannya waktu, keduanya saling jatuh cinta, namun harus menghadapi benturan perbedaan agama dan budaya. Ali Khan yang beragama Islam berhadapan dengan pertentangan karena Nino menganut Kristen Ortodoks Georgia.

Baca juga: Misteri Kastil Bran: Benteng Menyeramkan yang Memikat Dunia

Tak hanya soal keyakinan, cinta Ali dan Nino juga diuji oleh kondisi politik yang sedang memanas kala itu. Dari kisah penuh lika-liku tersebut lahirlah sebuah karya seni ikonik di Batumi, Georgia, Patung Ali dan Nino. Patung setinggi 8 meter ini terbuat dari cakram logam dengan desain modern. Keindahan sekaligus tragedi cinta mereka divisualkan dengan gerakan patung, pada satu momen saling mendekat, menyatu, lalu perlahan berpisah kembali.

Sejarah dan budaya : Makna Arti Patung Ali Dan Nino, Yang Terinspirasi Dari Kisah Cinta Novel Karangan Kurban SaidKarya seni ikonik di Batumi, Georgia: Patung Ali dan Nino. (sumber: Pinterest)

Baca juga: Sadi Carnot: Ilmuwan Jenius Prancis di Balik Mesin Uap dan Daya Gerak Bahang

Patung ini seakan mengajarkan bahwa cinta lintas budaya, agama, dan geografis akan selalu menghadapi berbagai tantangan, bahkan berakhir tragis. Namun, dari sana kita bisa belajar arti toleransi, menghargai perbedaan, dan menerima orang lain apa adanya.

Bagi yang berkesempatan melihat langsung patung Ali dan Nino, ada satu tips penting: waktu terbaik untuk menikmatinya adalah saat matahari terbenam. Pada momen itu, gerakan patung yang dramatis berpadu dengan siluet indah Laut Hitam, menciptakan pengalaman yang begitu magis dan berkesan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wikipedia

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sejarah dan budaya : Makna Arti Patung Ali Dan Nino, Yang Terinspirasi Dari Kisah Cinta Novel Karangan Kurban Said

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!