Kamis, 16 APRIL 2026 • 15:47 WIB

Mengenal Platipus si Hewan Paling Aneh yang Sempat Dianggap Hoax oleh Ilmuwan

Author

Platipus (Cool Green Science)

INDOZONE.ID - Platipus merupakan hewan unik yang sejak awal penemuannya sudah membingungkan para ilmuwan.

Bentuk tubuhnya yang tidak biasa bahkan sempat membuatnya dianggap sebagai tipuan atau hoax karena terlihat seperti gabungan beberapa hewan sekaligus.

Sempat Dianggap Hoax oleh Ilmuwan

Berdasarkan laporan dari Discover Magazine, Kamis (16/04/2026) pada akhir 1790-an, naturalis Inggris George Shaw menerima spesimen hewan dari Australia yang membuatnya ragu.

Makhluk tersebut memiliki paruh seperti bebek, tubuh menyerupai berang-berang, serta bulu mirip tikus tanah. Karena keanehannya, Shaw bahkan mencoba memeriksa platipus yang ia anggap merupakan hasil rekayasa atau jahitan dari beberapa hewan berbeda.

Baca juga: Biawak Makan Apa? Simak 4 Daftar Makanan Reptil Ini

Kecurigaan itu wajar, karena pada masa tersebut banyak penipuan ilmiah yang beredar. Namun, seiring penelitian berkembang, platipus akhirnya terbukti sebagai hewan nyata yang benar-benar ada.

Gabungan Ciri Mamalia, Reptil, dan Burung

Keunikan platipus tidak berhenti pada bentuk fisiknya. Mengutip Discover Magazine, hewan ini memiliki kombinasi karakteristik yang jarang ditemukan dalam satu spesies.

Platipus bertelur seperti burung atau reptil, tetapi setelah menetas, anaknya disusui seperti mamalia. Hal ini menjadikannya bagian dari kelompok monotremata, yaitu mamalia bertelur yang sangat langka.

Menyusui Tanpa Puting

Berdasarkan laman Cool Green Science, platipus memiliki cara menyusui yang tidak biasa. Mereka tidak memiliki puting susu seperti mamalia lain.

Sebaliknya, susu dikeluarkan melalui kelenjar di kulit dan mengalir di permukaan tubuh induk. Anak platipus kemudian menghisap susu tersebut langsung dari kulit.

Baca juga: Urutan Zaman Prasejarah Berdasarkan Geologi Lengkap

Bisa Beracun tapi Bermanfaat

Keunikan lainnya adalah platipus jantan memiliki taji beracun di kaki belakangnya. Mengutip Cool Green Science, racun ini digunakan saat musim kawin untuk melawan pesaing.

Meski tidak mematikan bagi manusia, efeknya bisa menyebabkan rasa sakit yang sangat hebat.

Menariknya, penelitian menunjukkan bahwa racun ini mengandung hormon yang berpotensi membantu pengobatan diabetes di masa depan.

Tidak Memiliki Lambung

Salah satu fakta paling mengejutkan adalah platipus tidak memiliki lambung seperti kebanyakan hewan. Berdasarkan Cool Green Science, sistem pencernaannya langsung menghubungkan kerongkongan ke usus.

Meski terdengar aneh, sistem ini tetap memungkinkan platipus mencerna makanan dengan bantuan mekanisme lain di tubuhnya.

Baca juga: Kisah Mistis Buaya Putih: Rahasia Kelam dari Desa Pinggir Hutan

Berburu dengan Sensor Listrik

Platipus juga memiliki kemampuan berburu yang unik. Saat menyelam, mereka menutup mata, telinga, dan hidung, lalu mengandalkan sensor listrik di paruhnya.

Sensor ini mampu mendeteksi impuls listrik kecil dari mangsa di dalam air, seperti krustasea dan organisme kecil lainnya. Cara ini membuatnya tetap efektif berburu meski tanpa penglihatan.

Hewan Aneh yang Justru Penting bagi Ilmu Pengetahuan

Berdasarkan berbagai penelitian, semakin banyak ilmuwan mempelajari platipus, semakin banyak pula keunikan yang terungkap. Dari sistem reproduksi hingga racunnya, semua memberikan wawasan penting bagi dunia sains.

Platipus membuktikan bahwa alam sering kali lebih “aneh” dari yang dibayangkan manusia. Tak heran jika hewan ini dulu dianggap hoax, padahal justru menjadi salah satu spesies paling menarik di dunia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Cool Green Science, Discover Magazine

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU