Minggu, 12 APRIL 2026 • 11:20 WIB

Artemis II Capai Rekor Jarak Terjauh, Astronot kembali dengan Selamat

Author

Ilustrasi astronot. (Pixabay/WikiImages)

INDOZONE.ID - Pendaratan di Samudra Pasifik resmi mengakhiri misi Artemis II, perjalanan bersejarah yang mengembalikan manusia ke orbit Bulan setelah 50 tahun. 

Keempat awak misi membawa pulang pengalaman tak ternilai, termasuk pengamatan langsung sisi jauh Bulan yang selama ini tersembunyi, serta dokumentasi eksklusif gerhana matahari total dari orbit.

Ketegangan Berlangsung sebelum Pendaratan

Kapsul Orion 'Integrity' membawa pulang empat astronot Artemis II dengan menembus atmosfer pada kecepatan Mach 33, pemandangan tercepat yang pernah disaksikan sejak berakhirnya era Apollo. 

Baca juga: Artemis II Menuju Bulan, Astronot NASA Pecahkan Rekor Jarak Terjauh dari Bumi

Selama puncak pemanasan, komunikasi sempat terputus saat kapsul dikelilingi plasma panas, menciptakan suasana mencekam di ruang kendali. Namun, sistem pendaratan otomatis tetap bekerja presisi hingga akhir misi.

Semua mata mengarah pada perisai panas pelindung awak kapsul yang harus menahan suhu ribuan derajat saat memasuki kembali atmosfer. 

Pada uji terbang satu-satunya pesawat ruang angkasa tersebut—pada tahun 2022, tanpa awak—bagian luar perisai yang hangus itu kembali dengan permukaan berlubang-lubang seperti dataran bulan.

NASA Dibantu Militer

Di lepas pantai San Diego, kapal penyelamat USS John P. Murtha beserta skuadron militer telah bersiaga menyambut kepulangan para awak. 

Operasi pendaratan ini merupakan kolaborasi pertama antara NASA dan Departemen Pertahanan untuk misi Bulan sejak Apollo 17 pada 1972. 

Kapsul Artemis II menembus atmosfer dengan kecepatan awal 11.025 meter per detik sebelum akhirnya melambat drastis hingga 30 km/jam saat menyentuh permukaan air.

Memecahkan Rekor

Sejak meluncur dari Florida pada 1 April, para astronot berhasil mencatatkan berbagai keberhasilan dalam misi kembalinya NASA ke Bulan, sebuah fondasi penting bagi pembangunan pangkalan lunar yang berkelanjutan. 

Meski tidak melakukan pendaratan atau orbit, Artemis II sukses memecahkan rekor jarak yang sebelumnya dipegang oleh Apollo 13. 

Awak misi ini mencetak sejarah baru dengan mencapai jarak terjauh yang pernah ditempuh manusia dari Bumi, yakni sejauh 406.771 kilometer.

Baca juga: Misi Bulan Artemis II: Astronot Tak Lagi Buang Air Besar di Kantong Plastik

Kemudian, ada juga adegan paling mengharukan dalam misi tersebut, para astronot yang berlinang air mata meminta izin untuk menamai sepasang kawah dengan nama pesawat bulan mereka dan mendiang istri Wiseman, Carroll.

Keberhasilan misi Artemis II mencapai puncaknya saat kru mendokumentasikan sisi terjauh Bulan dan gerhana matahari total yang belum pernah disaksikan sejelas ini. 

Koleksi foto Bumi dan Bulan yang mereka hasilkan tidak hanya memukau secara visual, tetapi juga membawa pesan emosional yang kuat. 

Momen 'Earthset' yang diabadikan oleh awak misi ini secara langsung memberikan penghormatan pada foto 'Earthrise' karya Apollo 8 dari era 1968, menegaskan kesinambungan eksplorasi manusia melintasi generasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: NASA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU