Selasa, 07 APRIL 2026 • 11:47 WIB

5 Fakta Menarik Babi Laut, Makhluk Unik Penghuni Dasar Samudra

Author

Ilustrasi babi laut. (Freepik)

INDOZONE.ID - Kedalaman samudra menyimpan sejuta rahasia, termasuk keberadaan penghuninya yang memiliki morfologi unik. Salah satu yang paling menarik adalah babi laut atau sea pig

Merujuk pada data Monterey Bay Aquarium, hewan bernama ilmiah Scotoplanes sp. ini merupakan jenis invertebrata yang mendiami zona laut dalam. 

Keunikan utamanya terletak pada enam pasang kaki yang berfungsi untuk meluncur di atas sedimen dasar laut.

Baca juga: 5 Arti Mimpi Melihat Babi Hitam Menurut Primbon Jawa, Pertanda Buruk?

1. Hewan yang Unik dan Lucu

Meski dijuluki babi laut karena warna pink dan kebiasaannya di lumpur, hewan ini sebenarnya adalah anggota keluarga teripang. Anatominya sangat fungsional dengan sebaran kaki tabung di berbagai sisi tubuh. 

Di bagian punggung terdapat papillae untuk mendeteksi nutrisi, sementara tentakel di mulutnya bekerja efektif mengekstraksi sisa hewan membusuk dari dalam lumpur. 

Untuk mobilitas, babi laut mengandalkan kaki di bagian perut yang didesain khusus agar tidak terperosok saat berjalan di dasar samudra yang berlapis lumpur halus.

2. Ukurannya Mungil dan Berjalan di Dasar Laut

Babi laut (sea pig) merupakan makhluk mungil dengan dimensi tubuh maksimal hanya mencapai 17 cm. Pada umumnya, spesimen yang ditemukan memiliki ukuran rata-rata antara 4 hingga 15 cm. 

Meskipun bertubuh kecil, babi laut tidak membiarkan dirinya hanyut terbawa arus samudra, mereka justru bergerak aktif dengan melangkah di dasar laut menggunakan lima hingga tujuh pasang kaki tabungnya.

3. Hanya Bisa Ditemukan di Laut Dalam

Berbeda dengan kerabat teripangnya yang menghuni perairan dangkal, babi laut (sea pig) merupakan penghuni spesialis laut dalam. 

Makhluk ini menempati kolom air dengan kedalaman mulai dari 1.000 meter hingga lebih dari 6.000 meter di bawah permukaan laut. 

Mengingat habitatnya yang ekstrem dan minim sumber energi, babi laut berperan sebagai pemulung oportunistik yang mengonsumsi material organik apa pun, mulai dari sisa tumbuhan hingga bangkai hewan besar seperti paus yang jatuh ke dasar samudra.

4. Apabila Dibawa ke Permukaan, Tubuhnya akan Hancur

Dilansir Ocean Conservacy, sangat tidak memungkinkan untuk hewan dengan tubuh hampir transparan ini dibawa ke permukaan. 

Karena ketergantungan pada tekanan air yang ekstrem, tubuh babi laut akan hancur seketika jika ditarik ke permukaan laut. Inilah alasan utama mengapa studi laboratorium terhadap mereka hampir mustahil dilakukan. 

Akibatnya, babi laut masih menyimpan banyak rahasia yang belum terpecahkan, menjadikannya salah satu biota laut dalam yang paling sedikit dipahami oleh ilmuwan.

Baca juga: Seorang Perwira Angkatan Laut Berhasil Menemukan Ikan Hiu Bermuka Babi!

5. Sudah Ditemukan Lebih dari 100 Tahun yang Lalu

Sejarah mengenal babi laut sejak tahun 1882, berkat deskripsi mendalam dari Hjalmar Théel, seorang pakar zoologi Swedia. 

Penemuan ini merupakan buah dari misi eksplorasi samudra oleh kapal HMS Challenger antara tahun 1872 hingga 1876, yang mengungkap puluhan spesies baru dari kegelapan abis. 

Itulah profil singkat sea pig yang eksotis. Perlu diingat bahwa kesamaan namanya dengan mamalia darat hanyalah sebatas rona tubuhnya yang pink, jauh dari segala kemiripan perilaku maupun genetik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Www.montereybayaquarium.org

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU