INDOZONE.ID - Tahukah kamu? Bahwa bunga wijaya kusuma kerap dijuluki sebagai Queen of the Night lantaran pesonanya yang hanya muncul dalam gelap.
Mekarnya hanya terjadi pada malam hari bahkan berlangsung beberapa jam saja sebelum layu keesokan paginya.
Keunikan ini membuat banyak orang penasaran, termasuk mengenai alasan di balik karakteristiknya yang berbeda dari kebanyakan bunga lainnya.
Lantas, apa sih alasannya kenapa bunga wijaya kusuma hanya mekar malam hari? Simak penjelasan ilmiah sekaligus adaptasi alami yang menarik di bawah ini!
Baca juga: Mengapa Tanaman Puring Banyak Ditemukan di Kuburan? Ini Penjelasannya
Kenapa Bunga Wijaya Kusuma hanya Mekar di Malam Hari?
Misteri di balik bunga Wijaya Kusuma yang hanya menampakkan pesonanya di malam hari telah membuatnya dijuluki sebagai Sang Ratu Malam.
Namun, keindahannya yang singkat, layu sebelum matahari terbit bukanlah tanpa tujuan. Alam telah merancang bunga ini sebagai bagian dari strategi penyerbukan yang spesifik.
Dengan sinkronisasi waktu mekar yang bertepatan dengan jam aktif kelelawar dan serangga malam, bunga ini menciptakan peluang terbaik untuk proses pembuahan alami yang efektif dan efisien.
Secara fisiologis, bunga wijaya kusuma juga menunjukkan gejala scototropism atau negative phototropism yakni gerakan menjauh dari cahaya.
Secara biologis, kelopak bunga ini bereaksi secara aktif terhadap ketiadaan cahaya dengan mulai terbuka saat malam tiba.
Fenomena ini berkaitan erat dengan metabolisme tanaman yang memanfaatkan karbon dioksida melalui proses fotosintesis gelap.
Selama fase tersebut, Wijaya Kusuma melepaskan aroma harum yang pekat sebagai sinyal penarik bagi penyerbuk nokturnal.
Selain itu, durasi mekar yang hanya bertahan beberapa jam berfungsi sebagai strategi konservasi energi yang efisien, memastikan sumber daya tanaman digunakan secara selektif untuk keberlangsungan siklus hidupnya.
5 Cara Merawat Bunga Wijaya Kusuma
Merawat bunga wijaya kusuma membutuhkan kefokusan yang tajam agar tanaman ini tetap tumbuh sehat dan dapat mekar dengan sempurna.
Keindahan dan keunikan mekarnya yang hanya terjadi malam hari membuat perawatan bunga ini terasa lebih spesial. Berikut adalah beberapa cara merawat bunga wijaya kusuma agar tetap subur dan berbunga indah:
1. Penempatan dan Paparan Cahaya
Langkah pertama adalah meletakkan bunga wijaya kusuma di tempat yang terang, namun tidak terpapar sinar matahari langsung, terutama pada siang hari saat cuaca sedang terik.
Sinar matahari pagi atau sore sangat bagus untuk mendukung proses fotosintesis tanpa membuat tanaman stres akibat panas berlebih.
2. Media Tanam yang Subur
Gunakan campuran tanah yang gembur dan memiliki drainase baik. Menambahkan kompos atau pupuk organik yang dapat membantu menjaga kesuburan tanah serta memastikan akar tanaman tidak tergenang air yang bisa menyebabkan pembusukan.
3. Penyiraman yang Tepat
Selanjutnya, kamu bisa mengatur jadwal untuk menyiram tanaman yang tepat. Tanaman ini menyukai kondisi tanah yang lembap, tetapi tidak terlalu basah.
Kamu bisa menyiram tanaman ketika permukaan tanah mulai mengering dan pastikan pot memiliki lubang drainase yang cukup agar air tidak menggenang di dalamnya.
4. Pemupukan Secara Berkala
Guna mendorong pertumbuhan dan pembungaan, jangan lupa memberikan pupuk secara rutin. Gunakan pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang, ya.
Bisa juga dengan memilih pupuk NPK yang seimbang lantaran mengandung nitrogen, fosfor, dan kalium yang penting bagi kesehatan tanaman.
Baca juga: Terkenal Mistis, Ternyata Bunga Kenanga Banyak Manfaatnya!
5. Lakukan Penyiangan dan Perlindungan Tanaman
Untuk menjaga kesehatan tanaman, pastikan kamu membersihkan gulma di sekitarnya secara rutin agar nutrisi terserap maksimal.
Perlindungan tambahan berupa penyemprotan fungisida dan insektisida secara berkala juga diperlukan guna menghalau serangan jamur maupun hama.
Jika mendapati bagian yang layu atau terserang penyakit, segera lakukan pemangkasan agar tidak menjalar ke bagian tanaman lainnya.
Melalui pemahaman akan mekanisme uniknya, kini kita semakin mengagumi mengapa bunga Wijaya Kusuma hanya menampakkan pesonanya di keheningan malam.
Meski hanya mekar dalam sekejap, keajaiban alami yang ditunjukkannya selalu berhasil meninggalkan kesan mendalam bagi siapa saja yang menyaksikannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Jom.uin-suska.ac.id