Kamis, 27 NOVEMBER 2025 • 17:05 WIB

Deretan Negara yang Diprediksi Gelap Saat Gerhana Matahari Terlama Abad Ini!

Author

Gerhana matahari cincin (photo/pexels/@drewrae)

INDOZONE.ID - Gerhana matahari total bakal jadi tontonan yang bikin semua orang otomatis melihatnya. Momen 2 Agustus 2027 diprediksi sebagai salah satu fenomena langit paling ikonik di abad ini, terutama bagi wilayah Arab. 

Dengan durasi fase total lebih dari 6 menit, peristiwa ini bukan cuma langka, tapi juga jadi peluang emas buat sains dan pengalaman visual yang nggak mudah terulang. Yuk, kita cek deretan negara yang akan jadi “kursi depan” dari pertunjukan ini!

7 Negara di Jalur Gerhana Terlama Abad Ini

Tujuh negara di Timur Tengah dan Afrika Utara masuk jalur utama gerhana Matahari Total pada 2 Agustus 2027. Fase totalnya diprediksi berlangsung hingga 6 menit 26 detik, jadi salah satu yang terlama abad ini versi NASA.

Baca juga: Menyelami Mitos dan Tradisi Gerhana Matahari di Berbagai Budaya: Dari Mitologi Hindu Hingga Mesir Kuno

Gerhana akan melintas dari Maroko, Aljazair, Tunisia, Libya, Mesir, lalu lanjut ke Arab Saudi dan Yaman. Bedanya dengan gerhana lain, siang bakal berubah kayak malam, lengkap dengan pemandangan korona Matahari yang jarang terlihat. Fenomena ini juga jadi momen belajar seru soal cara kerja tata surya tanpa perlu alat ribet. Jadi, siapin alarm dan tempat nyaman, karena ini momen yang nggak datang setiap tahun!

Maroko Hingga Mesir, Kursi Depan Pertunjukan Langit Abad Ini

Dari Maroko sampai Mesir, lima negara Afrika Utara akan jadi sorotan saat gerhana melintas. Jalur umbranya memberi pengalaman visual yang luas dan spektakuler, cocok buat pengamat pemula sampai pro astronomi. Saat totalitas, Matahari tampak gelap, tapi korona di tepinya bersinar, bikin kontrasnya super dramatis.

Baca juga: Efek Gerhana Matahari Hibrida, Penampakan Bayangan Berbentuk Bulan Sabit, Super Cantik!

Gerhana berdurasi panjang kayak gini terakhir terjadi 2009 dan baru akan terulang lagi lebih dari seabad kemudian. Selain cantik, peristiwa ini juga bantu penelitian korona, medan magnet, dan dinamika Matahari.

Arab Saudi & Yaman Ikut Gelap, Momen Sains dan Takjub yang Nggak Terulang Dekat

Langit Arab Saudi dan Yaman juga bakal kebagian fase gelap gerhana di jalur lanjutan. Durasi panjangnya memberi waktu extra buat ilmuwan dan publik mengamati atmosfer luar Matahari yang biasanya sulit terlihat.

 King Abdulaziz City for Science and Technology atau KACST akan memonitor peristiwa ini dengan observatorium dan perangkat modern. Selain riset, antusiasme publik juga tinggi, karena sekarang gerhana jadi momen dirayakan, bukan ditakuti. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Arab News, Garuda TV

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU