Senin, 27 OKTOBER 2025 • 16:40 WIB

Katak Langka Ini Punya Mata di Mulutnya, Bikin Para Ilmuwan Bertanya-tanya

Author

Seekor katak langka ditemukan memiliki mata yang tumbuh di langit-langit mulutnya. (Instagram/@famous.pulse)

INDOZONE.ID - Seekor katak langka ditemukan memiliki mata yang tumbuh di langit-langit mulutnya, bukan di rongga mata seperti biasanya, dalam kasus anomali biologis yang menarik perhatian para ilmuwan.

Kasus langka ini kemudian dikenal sebagai "katak introspektif" dan menjadi subjek studi dalam biologi perkembangan untuk memahami gangguan pada proses penempatan mata selama pertumbuhan embrio.

Penyebab yang tampak meliputi regulasi gen perkembangan mata yang abnormal atau pengaruh parasit yang ekstrem, namun belum ada penyebab pasti. Meskipun mencolok, anomali ini tetap merupakan anomali yang aneh, alih-alih "ciri spesies" yang baru.

Baca juga: Katak Betina Lebih Pilih Pura-Pura Mati daripada Kawin Sama Jantan yang Jelek? Kok Bisa?

Fotografer Scott Gardner Memotret Seekor Kodok dengan Mata di Mulutnya

Scott Gardner, seorang fotografer untuk The Hamilton Spectator, mendapat telepon tentang katak aneh dengan mata di mulutnya di Burlington County, Ontario, Kanada, pada tahun 1992, dan rasa penasaran mendorongnya untuk menyelidiki.

Meskipun demikian, Gardner pergi ke halaman belakang rumah keluarganya, tempat katak itu ditemukan, dan benar saja, ada seekor katak yang tidak memiliki rongga mata, dan sebagai gantinya, mata katak tersebut ada di mulutnya.

Foto kodok dengan mata di mulut yang diambil oleh Gardner menjadi sorotan di Kanada dan Amerika Serikat setelah dipublikasikan di The Hamilton Spectator, dan bahkan ditampilkan dalam buku terkenal seperti "Climbing Mount Improbable" karya Richard Dawkins.

Foto tersebut menjadi sangat ikonik dan terus dibagikan di media sosial hingga saat ini, memicu keingintahuan dan perdebatan tentang keasliannya.

Potret Katak dengan Mata di Mulutnya Itu Nyata, dan Ciri Aneh Ini Jauh Lebih Umum Daripada yang Dikira Orang

Katak dan kodok memang dikenal dengan keunikan mereka, seperti katak betina yang pura-pura mati untuk menghindari perkawinan, tapi penemuan kodok dengan mata di mulutnya terdengar terlalu ekstrem untuk dipercaya.

Baca juga: Sebelum Test Pack Ditemukan, Wanita Zaman Dulu Gunakan Katak Jantan untuk Uji Kehamilan

Ternyata, kasus kodok dengan mata di mulut bukan hanya sekadar hoaks, karena Snopes telah memverifikasi keaslian fenomena ini, yang merupakan hasil dari mutasi genetik langka pada amfibi.

Makromutasi pada amfibi dapat menyebabkan berbagai kelainan struktural, seperti pada kasus langka ini, di mana mata kodok tumbuh di langit-langit mulut akibat perubahan drastis pada rongga mata.

Para ilmuwan masih belum sepenuhnya percaya terkait penyebab mutasi makro ini pada katak dan kodok. Tetapi, mereka menduga kemungkinan besar ini disebabkan oleh infeksi parasit trematoda, yang diketahui menyebabkan mutasi anggota tubuh pada amfibi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram @famous.pulse

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU