Rabu, 08 OKTOBER 2025 • 13:50 WIB

Apa Itu Hunter's Moon? Fenomena Supermoon yang Terjadi 7 Oktober 2025

Author

Ilustrasi supermoon. (Freepik)

INDOZONE.ID - Warga Indonesia berkesempatan menyaksikan salah satu fenomena langit paling menakjubkan di tahun ini.

Pasalnya, pada Selasa, 7 Oktober 2025, langit malam dipenuhi pesona Hunter's Moon, yang tahun ini juga berstatus sebagai supermoon.

Supermoon terjadi ketika bulan berada di titik terdekatnya dengan Bumi (perigee).

Akibatnya, ukuran bulan tampak sedikit lebih besar dan lebih terang dibandingkan bulan purnama biasa.

Baca juga: Siap-siap! Dua Supermoon Langka Akan Muncul Agustus Ini, Hanya Terjadi 3 Tahun Sekali

Menurut BMKG, puncak supermoon kali ini berlangsung pada pukul 10.47 WIB, saat jarak antara Bumi dan Bulan hanya sekitar 361.458 kilometer.

Jarak yang lebih dekat ini juga membuat gaya gravitasi Bulan meningkat, sehingga dapat mempengaruhi pasang surut air laut.

Karena itu, BMKG mengimbau masyarakat pesisir untuk mewaspadai kemungkinan banjir rob atau atau abrasi pantai yang bisa terjadi akibat fenomena ini.

Apa Itu Hunter's Moon?

Setiap bulan purnama punya nama khas, dan bulan purnama di Oktober dikenal sebagai Hunter's Moon. Nama ini berasal dari tradisi suku-suku asli Amerika dan para petani kolonial.

Setelah musim panen berakhir, yang ditandai dengan Harvest Moon pada September, ladang menjadi terbuka dan hewan-hewan seperti rusa dan rubah keluar mencari hasil panen.

Baca juga: Mengenal Micromoon dan Supermoon, Fenomena Bulan yang Dekat dan Jauh dari Bumi

Inilah saat yang tepat bagi para pemburu untuk mencari hewan buruan sebelum musim dingin tiba.

"Hunter’s Moon menjadi penanda penting dalam siklus alam, waktu bagi manusia mempersiapkan diri menghadapi musim dingin dengan berburu dan mengumpulkan persediaan makanan," ujar Astrolog Kyle Thomas seperti dilansir ABC News, Rabu (8/10/2025).

Buku The Old Farmer’s Almanac juga mencatat bahwa setelah ladang dipanen, cahaya terang bulan purnama membantu para pemburu melihat hewan-hewan yang keluar pada malam hari.

Jadi bisa dikatakan bahwa fenomena supermoon Hunter’s Moon pada 7 Oktober 2025 bukan hanya keindahan visual, tapi juga momen historis yang membawa kita lebih dekat dengan alam dan tradisi kuno.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ABC News

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU