INDOZONE.ID - Dengan panjang 6.700 Km, Sungai Nil masuk kategori salah satu sungai terpanjang di dunia. Ia melintasi 10 negara, membentang pada 3,30 ° lintang selatan sampai 31° lintang utara.
Sungai Nil merupakan salah satu sungai yang unik. Aliran airnya melewati beberapa negara yang memiliki iklim berbeda-beda.
Di balik karakteristiknya itu, Sungai Nil punya andil dalam perjalanan sejarah peradaban manusia. Perannya signifikan dalam pembangunan piramida pada masa peradaban Mesir Kuno.
Orang-orang Mesir membangun piramida dengan menggunakan batu-batu yang besar. Batu-batu itu diapungkan sepanjang aliran Sungai Nil menuju lokasi pembuatan piramida.
Baca juga: 3I/ATLAS, Tamu Antarbintang yang Bikin Heboh Dunia Astronomi
Secara historis tepian Sungai Nil merupakan tempat lahirnya peradaban tertua di dunia. Herodotus seorang sejarawan Yunani Kuno bahkan menyebut “Mesir merupakan hadiah dari Sungai Nil”.
Bagi Mesir, Sungai punya penting. Letak serta kontur geografisnya yang didominasi gurun tandus dengan curah hujan sedikit, membuat penduduk Mesir bergantung pada Sungai Nil.
Bisa dibilang 96% sumber mata air yang mereka gunakan berasal Sungai Nil. Air Sungai Nil digunakan untuk menjadi tenaga listrik dan kegiatan seperti mencuci, memasak, minum dan mengairi lahan.
Tepian Sungai Nil di sepanjang Lembah Sungai Nil digunakan oleh masyarakat untuk lahan pertanian berbagai tanaman pangan.
Baca juga: 5 Arti Mimpi Berjalan di Tengah Sawah Menurut Primbon Jawa
Sumber air irigasi lahan pertanian tersebut berasal dari Sungai Nil. Sungai Nil juga dimanfaatkan sebagai jalur perdagangan antarnegara. Hal ini mempermudah para pedagang yang akan menjual barang dagangannya ke negara lain.
Selain itu, manfaat lain dari sungai Nil yaitu sebagai jalur transportasi bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan ke negara-negara seberang.
Sunagi Nil juga menjadi jalur penghubung antara Laut Mediterania dengan daerah pedalaman. Selain Mesir, negara-negara lain yang dilewati Sungai Nil pun memanfaatkanny asebagai sumber mata air.
Sampai sekarang masyarakat yang hidup di sekitar aliran Sungai Nil masih merasakan manfaat dari Sungai Nil terutama Mesir yang masih meggantungkan kehidupan kepada Sungai Nil.
Baca juga: Penelitian: Sama Seperti Manusia, Burung Berbicara dengan Kata Singkat!
Seiring waktu, fungsi Sungai Nil juga terus mengalami perkembangan. Sungai Nil saat sekarang digunakan oleh negara-negara yang dilewati aliran sungai sebagai objek wisata.
Hal itu meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar dan meningkatkan devisa negara. Sungai Nil sering dikunjungi oleh para turis yang ingin melihat keindahan Sungai Nil tersebut secara langsung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Buku: Sejarah Afrika, Journal Of Coastal Research