Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 21 AGUSTUS 2024 • 08:00 WIB

Mengapa Amerika Selatan Menjadi Benua dengan Spesies Hewan Terbanyak di Dunia?

Mengapa Amerika Selatan Menjadi Benua dengan Spesies Hewan Terbanyak di Dunia?Benua Amerika Selatan.

INDOZONE.ID - Di dunia ini, terdapat 7 benua yang kita kenal hingga kini, yaitu Asia, Afrika, Eropa, Amerika Utara, Amerika Selatan, Antartika, dan Australia.

Dari ke 7 benua tersebut, masing-masing memiliki beraneka ragam spesies hewan dengan jumlah spesies yang berbeda antar benua.

Tentunya, dari ke 7 benua tersebut, pasti ada 1 benua yang memiliki jenis spesies hewan terbanyak di antara benua lainnya.

Baca Juga: Penemuan Mumi Asal Amerika Selatan yang Dibunuh Secara Brutal, Ditusuk saat Berlutut

Ya, benua tersebut adalah benua Amerika Selatan.

Dilansir dari livescience, ilmuwan bernama Norman Myers menciptakan istilah titik panas keanekaragaman hayati pada 1980-an, yang merujuk ke berbagai tempat yang memiliki jumlah spesies sangat tinggi berdasar luas permukaannya.

Dari 36 titik panas yang terdeteksi, sebagian besar titik panas ini berada di wilayah yang melintasi garis khatulistiwa, yang beriklim hangat dan lembap.

Tidak hanya seputar hewan, ahli ekologi bernama Barnabas Daru mengungkapkan bahwa tumbuhan juga menjadi faktor vital dalam banyaknya jumlah spesies. Sebagian besar tanaman hidup di kondisi iklim lingkungan yang hangat dan lembab.

Mengapa Amerika Selatan Menjadi Benua dengan Spesies Hewan Terbanyak di Dunia?

Di sisi lain, disebutkan juga bahwa terdapat faktor lain selain yang sudah disebutkan diatas yang berperan terhadap keberadaan spesies hewan.

Sebuah benua tidak hanya harus menyediakan kondisi iklim yang tropis, namun juga berbagai habitat.

Tempat dengan keanekaragaman hayati yang tinggi sangat berpotensi untuk ditempati hewan. Seperti misal, pohon dan gunung yang tinggi yang menciptakan variasi suhu udara, paparan sinar matahari, serta medan yang memungkinkan banyak makhluk hidup berdampingan tanpa adanya persaingan untuk mendapatkan sumber daya atau habitat yang sama.

Merujuk dari faktor-faktor tersebut, maka tidak salah jika Amerika Selatan menjadi benua dengan jumlah spesies hewan terbanyak di dunia.

Beraneka bentuk bentang alam yang berpadu di Amerika Selatan, dari hutan hujan Amazon, yang memiliki empat tingkatan pohon untuk dihuni banyak hewan, hingga Pegunungan Andes dengan puluhan iklim mikro yang berbeda, adalah sebab musabab tingginya keanekaragaman hayati di sana.

Namun saat ini, berbagai hal yang menjadi ancaman keanekaragaman hayati di sana sedang sering terjadi, seperti perubahan iklim, penggundulan hutan, dan penambangan merkuri.

Baca Juga: Suku di Amerika Selatan Ini Memakan Abu Kremasi dari Jasad Keluarganya

Hal inilah yang perlu segera ditindaklanjuti, agar dapat memperbaiki kerusakan yang terjadi, sehingga dapat menyelamatkan spesies-spesies yang ada di sana.


Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk, bikin cerita dan konten serumu, serta dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.

Mengapa Amerika Selatan Menjadi Benua dengan Spesies Hewan Terbanyak di Dunia?Banner Z Creators.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Live Science

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mengapa Amerika Selatan Menjadi Benua dengan Spesies Hewan Terbanyak di Dunia?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!