Ilustrasi berpikir. (Google Gemini AI)
INDOZONE.ID - Pernahkah Anda menghitung berapa banyak gagasan yang melintas di dalam kepala sepanjang hari?
Sebuah riset kolaboratif yang dipublikasikan oleh The Guardian mengungkap bahwa pikiran manusia sejatinya hampir tidak pernah benar-benar berhenti berproses.
Riset yang dipimpin oleh tim peneliti dari Claremont Graduate University (California, Amerika Serikat) dan Wuhan University (Hubei, Tiongkok), salah satunya Dr. Joshua Tasoff tergerak membedah isi pikiran manusia secara real-time.
Selama ini, analisis ekonomi dan perilaku terbilang jarang meneliti dinamika mental harian manusia secara langsung, padahal persepsi mental berperan besar dalam membentuk kesejahteraan seseorang.
Baca juga: Lomba Minum Toilet di Rusia, Hadiahnya Rp20 Juta
Untuk mengintip dinamika di balik tempurung kepala manusia, peneliti melibatkannya sebanyak 258 sukarelawan dengan rentang usia 19 hingga 71 tahun.
Selama dua minggu penuh, para peserta diminta memasang aplikasi khusus di ponsel pintar mereka. Aplikasi ini diset untuk berbunyi secara acak sebanyak delapan kali sehari.
Begitu sinyal notifikasi berbunyi, peserta diwajibkan seketika mencatat tiga poin utama:
Baca juga: Toynbee Tiles, Pesan Aneh yang Ditanam Diam-Diam di Bawah Aspal Sejak 1980-an
Eksperimen intensif ini berhasil mengumpulkan lebih dari 23.000 titik data respons harian.
Dari puluhan ribu titik data tersebut, terungkap sejumlah temuan unik. Peneliti mencatat bahwa ritme pikiran manusia berjalan selaras dengan siklus aktivitas harian:
Selain itu, studi ini mengidentifikasi bahwa hanya sekitar separuh dari pikiran manusia yang hadir secara sengaja (intentional). Selebihnya berupa gambaran yang terlintas secara tiba-tiba, gangguan pikiran mendadak (intrusive thoughts), hingga momen ketika benak menerawang bebas tanpa tujuan.
Baca juga: Penemuan Baru di Trowulan Bongkar Misteri Tata Kota Majapahit yang Hilang Berabad-abad
Jika dikategorikan berdasarkan bobot topiknya, persentase tertinggi diisi oleh sensori dan impresi mental (seperti rasa lelah atau rangsangan panca indra) yang mencapai sekitar 19 persen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Guardian