Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 26 JULI 2026 • 16:05 WIB

Studi Petakan 4 Tipe Pola Pikir Manusia

Studi Petakan 4 Tipe Pola Pikir ManusiaIlustrasi berpikir. (Google Gemini AI) 

INDOZONE.ID - Pernahkah Anda menghitung berapa banyak gagasan yang melintas di dalam kepala sepanjang hari? 

Sebuah riset kolaboratif yang dipublikasikan oleh The Guardian mengungkap bahwa pikiran manusia sejatinya hampir tidak pernah benar-benar berhenti berproses.

Riset yang dipimpin oleh tim peneliti dari Claremont Graduate University (California, Amerika Serikat) dan Wuhan University (Hubei, Tiongkok), salah satunya Dr. Joshua Tasoff tergerak membedah isi pikiran manusia secara real-time.

Selama ini, analisis ekonomi dan perilaku terbilang jarang meneliti dinamika mental harian manusia secara langsung, padahal persepsi mental berperan besar dalam membentuk kesejahteraan seseorang.

Baca juga: Lomba Minum Toilet di Rusia, Hadiahnya Rp20 Juta

Metode Penelitian Real-Time

Untuk mengintip dinamika di balik tempurung kepala manusia, peneliti melibatkannya sebanyak 258 sukarelawan dengan rentang usia 19 hingga 71 tahun.

Selama dua minggu penuh, para peserta diminta memasang aplikasi khusus di ponsel pintar mereka. Aplikasi ini diset untuk berbunyi secara acak sebanyak delapan kali sehari.

Begitu sinyal notifikasi berbunyi, peserta diwajibkan seketika mencatat tiga poin utama:

  1. Bayangan atau gagasan yang tengah melintas di benak mereka.
  2. Aktivitas fisik yang sedang dijalankan.
  3. Tingkat kebahagiaan yang dirasakan pada momen tersebut.

Baca juga: Toynbee Tiles, Pesan Aneh yang Ditanam Diam-Diam di Bawah Aspal Sejak 1980-an

Eksperimen intensif ini berhasil mengumpulkan lebih dari 23.000 titik data respons harian.

Dominasi Pekerjaan hingga Hasrat Ngopi

Dari puluhan ribu titik data tersebut, terungkap sejumlah temuan unik. Peneliti mencatat bahwa ritme pikiran manusia berjalan selaras dengan siklus aktivitas harian:

  • Siang Hari: Isi kepala mayoritas didominasi oleh urusan pekerjaan dan kewajiban profesional.
  • Malam Hari: Fokus pikiran bergeser secara alami ke area rekreasi, hiburan, dan waktu luang.

Selain itu, studi ini mengidentifikasi bahwa hanya sekitar separuh dari pikiran manusia yang hadir secara sengaja (intentional). Selebihnya berupa gambaran yang terlintas secara tiba-tiba, gangguan pikiran mendadak (intrusive thoughts), hingga momen ketika benak menerawang bebas tanpa tujuan.

Baca juga: Penemuan Baru di Trowulan Bongkar Misteri Tata Kota Majapahit yang Hilang Berabad-abad

Jika dikategorikan berdasarkan bobot topiknya, persentase tertinggi diisi oleh sensori dan impresi mental (seperti rasa lelah atau rangsangan panca indra) yang mencapai sekitar 19 persen.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: The Guardian

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Studi Petakan 4 Tipe Pola Pikir Manusia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!