Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 19 MEI 2026 • 13:05 WIB

René Descartes dan “Cogito, Ergo Sum”: Fondasi Filsafat Modern yang Mengubah Cara Manusia Berpikir

René Descartes dan “Cogito, Ergo Sum”: Fondasi Filsafat Modern yang Mengubah Cara Manusia BerpikirRené Descartes, bapak filsafat modern (gertitashkomd.com)

INDOZONE.ID - Ketika membahas filsafat modern Eropa, satu nama hampir selalu muncul di urutan pertama: René Descartes. Ia dijuluki sebagai “Bapak Filsafat Modern” karena berhasil mengubah cara manusia mencari kebenaran.

 Jika filsafat abad pertengahan sangat bergantung pada otoritas agama dan tradisi, Descartes justru mengajarkan bahwa manusia harus berani meragukan segalanya.

Dari proses keraguan inilah lahir kalimat paling terkenal dalam sejarah filsafat:

“Cogito, ergo sum”

“Aku berpikir, maka aku ada.”

Kalimat sederhana ini bukan sekadar slogan intelektual. Ia menjadi fondasi besar bagi filsafat modern, ilmu pengetahuan, bahkan cara manusia memahami dirinya sendiri.

Baca juga: Mengenal Al Kindi: Bapak Filsafat Arab dan Ilmuwan Muslim Pemersatu Sains dan Agama

Mengapa Descartes Meragukan Segalanya?

Mengutip Britannica Encyclopedia, pada abad ke-17, Eropa sedang mengalami perubahan besar. Banyak pengetahuan lama mulai dipertanyakan. Ilmu pengetahuan berkembang, tetapi masyarakat masih terikat pada dogma dan tradisi lama.

Di tengah situasi itu, René Descartes bertanya:

“Bagaimana jika banyak hal yang selama ini kita yakini ternyata salah?”

Ia lalu mengembangkan metode yang dikenal sebagai methodic doubt atau “keraguan metodis” — sebuah cara berpikir dengan meragukan semua hal sampai ditemukan sesuatu yang benar-benar tidak bisa disangkal.

Descartes mulai meragukan:

  • Informasi dari indera manusia, karena mata dan telinga bisa menipu.
  • Pengalaman sehari-hari, karena manusia bisa bermimpi dan mengira mimpi itu nyata.

Baca juga: Memahami Humanisme dan Etika Lingkungan dalam Filsafat Konfusianisme dan Taoisme di Tiongkok

Bahkan matematika pun ia ragukan lewat gagasan tentang “iblis penipu” (evil demon) — makhluk hipotetis yang mungkin membuat manusia salah memahami realitas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Britannica

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

René Descartes dan “Cogito, Ergo Sum”: Fondasi Filsafat Modern yang Mengubah Cara Manusia Berpikir

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!