Katana dan Saber, Apa Perbedaan Utama Dua Pedang Legendaris Ini? (Freepik)
INDOZONE.ID - Katana dan saber merupakan pedang bermata tunggal yang kerap dianggap mirip karena sama-sama dikenal sebagai senjata tebas.
Akan tetapi, keduanya memiliki perbedaan mencolok dari sisi bentuk, cara penggunaan, hingga latar sejarah perkembangannya.
Melansir laman The Collector, Jumaat (22/05/2026) katana dan saber lahir dari kebutuhan militer yang berbeda, sehingga desain dan teknik penggunaannya pun berkembang sesuai konteks masing-masing.
Katana dikenal sebagai pedang tradisional Jepang yang telah berkembang sejak akhir abad ke-13.
Bilahnya memiliki lengkungan halus dengan ukuran yang relatif panjang, serta gagang yang memungkinkan pengguna memegangnya dengan dua tangan.
Baca juga: Tak Tertandingi! Ini 5 Pedang Legendaris dari Mitologi yang Memiliki Kekuatan Dewa
Desain ini membuat katana cocok untuk tebasan kuat yang mengandalkan rotasi pinggul dan tubuh.
Meski bobotnya rata-rata sekitar satu kilogram, distribusi berat di bagian ujung bilah memberi tenaga lebih besar saat menebas.
Sementara itu, saber adalah pedang bermata tunggal yang lebih banyak digunakan oleh bangsa nomaden Eurasia dan pasukan kavaleri. Bentuknya juga melengkung, tetapi cenderung lebih tipis dan lincah.
Saber dirancang untuk digunakan dengan satu tangan. Gagangnya lebih pendek dan umumnya dilengkapi pelindung tangan atau knuckle guard yang membantu melindungi pengguna saat bertarung jarak dekat.
Perbedaan paling jelas terlihat dari teknik bertarungnya.
Pada katana, pengguna biasanya memegang pedang dengan dua tangan agar memperoleh kontrol dan daya tebas lebih besar.
Gerakan serangan lebih banyak berasal dari koordinasi langkah kaki, pinggul, dan tubuh secara keseluruhan.
Baca juga: Fosil Spinosaurus 'Mengerikan' Berjambul Pedang Ditemukan di Gurun Sahara Niger
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Collector