Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 02 APRIL 2026 • 11:26 WIB

Mengapa Daun Putri Malu Menutup saat Disentuh? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mengapa Daun Putri Malu Menutup saat Disentuh? Ini Penjelasan IlmiahnyaIlustrasi daun putri malu. (Freepik)

INDOZONE.ID - Pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa daun putri malu langsung menutup dan merunduk sesaat setelah disentuh? Tanaman bernama latin Mimosa pudica ini memang tersohor karena gerakannya yang sensitif, seolah-olah sedang menunjukkan sifat malu-malu di hadapan pengganggunya. 

Namun, fenomena ini bukanlah sekadar kebetulan, ada alasan ilmiah yang mendasari mengapa tanaman ini bereaksi secara instan terhadap rangsangan fisik.

Ternyata gerakan menutup daun pada putri malu bukan hanya menjadi hiburan semata, lho! Mekanisme ini melibatkan proses biologis yang sangat kompleks. 

Lantas, apa sih alasannya daun putri malu selalu menutup saat disentuh ? Yuk simak lima alasan ilmiah mengapa daun putri malu menutup ketika disentuh di bawah ini!

Baca juga: Ini Dia Alasan Mengapa Putri Malu Menutup Saat Disentuh

1. Perubahan Tekanan Turgor menjadi Pemicu Utamanya

Merujuk pada data dari Notre Dame Sites, dasar tangkai daun putri malu dilengkapi dengan pulvini, struktur mirip sendi yang mengatur pergerakan daun melalui pengaturan tekanan turgor. 

Secara sederhana, kekakuan daun terjaga selama sel-sel di dalam pulvini terisi penuh oleh air. Namun, sentuhan fisik menyebabkan sel-sel tersebut kehilangan tekanan cairannya dengan cepat hingga berubah menjadi lembek. 

Akibatnya, daya tumpu daun menghilang dan memicu gerakan melipat secara instan. Proses biologis ini merupakan adaptasi unik yang memungkinkan tanaman merespons gangguan lingkungan secara mekanis.

2. Gerakan Ion yang Memicu Kehilangan Air

Proses kontraksi daun Mimosa pudica diawali dengan mobilisasi ion kalium dan klorin yang keluar melewati membran sel. 

Perubahan konsentrasi kimiawi ini memicu mekanisme osmosis, di mana air mengalir keluar dari sel untuk menyeimbangkan tekanan. 

Hilangnya volume air secara mendadak ini berdampak langsung pada anjloknya tekanan turgor, yang berfungsi sebagai penyokong struktural pada pulvini. 

Tanpa tekanan internal yang cukup, daun akan segera kehilangan kekakuannya dan melipat, sebuah strategi evolusioner untuk melindungi tanaman dari potensi ancaman luar.

3. Saluran Aquaporin Punya Peranan Penting

Mekanisme gerak cepat pada Mimosa pudica mustahil terwujud tanpa peran vital dari saluran air bernama aquaporin.

Protein spesifik ini berfungsi sebagai jalur ekspres yang memfasilitasi molekul air untuk keluar dari sel dengan kecepatan tinggi. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Notre Dame Sites

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mengapa Daun Putri Malu Menutup saat Disentuh? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!