Jumat, 14 MARET 2025 • 19:35 WIB

Kisah H.H. Holmes, Pembunuh Berantai Pertama di Amerika yang Mengaku Ditakdirkan Membunuh karena Hal Ini

Author

  Pembunuh berantai H.H Holmes dan fakta menariknya. (Istimewa)

INDOZONE.ID - Buat penggemar cerita true crime, tentu tahu tentang kisah H.H Holmes yang disebut sebagai pembunuh berantai pertama di Amerika Serikat di era 1890-an, jauh sebelum kata-kata 'serial killer' sendiri belum ditemukan.

Ada beberapa fakta menarik tentang sosok penjahat asal Chicago yang memiliki banyak julukan. Mulai dari kasus kejahatan pertamanya, jumlah korban yang ia bunuh, hingga bangunan yang disebut 'Murder Castle'. Termasuk wawancaranya dan pernyataannya tentang alasan ia membunuh.

Berikut beberapa faktanya yang Indozone susun dari beberbagai sumber, termasuk situs Biography.com dan akun instagram detectives_id.

Baca Juga: Kisah Leonarda Cianciulli, Pembunuh Berantai yang Bikin Daging dan Darah Korban Jadi Kue

Latar belakang H.H Holmes

Lahir 16 Mei 1861 di Gilmanton, New Hampshire, Holmes yang terlahir dengan nama Herman Webster Mudgett menikmati masa kecil di keluarga kaya dan memiliki kecerdasan luar biasa sejak usia dini. Meski demikian, ada tanda-tanda menyeramkan mengenai apa yang akan datang.

Ia menunjukkan minat dalam kedokteran, yang kabarnya mendorongnya untuk melakukan bedah pada hewan. Beberapa cerita menyebutkan bahwa ia mungkin bertanggung jawab atas kematian seorang temannya.

sosok H.H Holmes. (Istimewa)

Kejahatan awal H.H Holmes

Kehidupan kriminal Holmes dimulai dengan berbagai penipuan. Sebagai mahasiswa kedokteran, ia mencuri mayat dan menggunakannya untuk klaim asuransi palsu. Holmes mungkin juga menggunakan mayat tersebut untuk eksperimen.

Tahun 1885, Holmes pindah ke Chicago. Ia mendapatkan pekerjaan di sebuah apotek, menggunakan aliasnya yang kini terkenal, Dr. Henry H. Holmes. Ia kemudian mengambil alih bisnis tersebut dan ada dugaan ia membunuh pemilik aslinya.

Murder Castle, rumah yang dijadikan hotel untuk membunuh

Tahun 1885, Holmes pindah ke Chicago. Ia mendapatkan pekerjaan di sebuah apotek, menggunakan aliasnya yang terkenal, Dr. H.H. Holmes.

Baca Juga: Kisah Charles Cullen: Perawat yang Menjadi Pembunuh Berantai di Rumah Sakit

Holmes membangun sebuah gedung tiga lantai di dekatnya, menciptakan rumah horor yang rumit. Lantai atas berisi tempat tinggalnya dan banyak ruangan kecil di mana ia menyiksa dan membun*h korbannya.

Murder castle, tempat H.H Homes mebantau. (Istmewa)

Holmes lalu membuka rumahnya sebagai hotel untuk pengunjung. Sayangnya, banyak tamu yang tidak selamat di tempat yang kemudian dikenal sebagai "Murder Castle."

Banyak dari korban ini yang tidak ada yang tahu pasti jumlah totalnya, adalah wanita yang dipikat, ditipu, lalu dibunuh.

Holmes memiliki kebiasaan bertunangan dengan seorang wanita, hanya untuk tunangannya tiba-tiba "menghilang." Korban lainnya dibujuk datang dengan tawaran pekerjaan.

Kejahatan lain yang membuatnya tertangkap

Holmes meninggalkan Chicago tak lama setelah World’s Fair untuk melanjutkan penipuan, termasuk rencana dengan rekannya yang bernama Benjamin Pitezelagar untuk berpura-pura mati agar mengumpulkan $10.000 dari asuransi jiwa.

Pernah dipenjara karena penipuan lain, Holmes menceritakan kepada sesama narapidana dan penjahat terkenal Marion Hedgepeth, yang mengenal Holmes dengan nama H.M. Howard, tentang skema asuransi jiwa tersebut. Hedgepeth kemudian membantu penyelidik untuk kasus Holmes.

Meskipun pihak berwenang akhirnya mengidentifikasi Howard sebagai Holmes, mereka tidak cukup cepat untuk menghentikan pembunuhan-pembunuhan terakhirnya. Holmes membunuh Pitezel dan 3 anaknya.

H.H Holmes sang pembunuh bernatai. (Istimewa)

Baca Juga: 6 Pembunuh Berantai Paling Kejam di Indonesia, Ada Dukn AS dan Ryan Jombang

Ditangkap dan hukuman mati

Holmes akhirnya ditangkap pada November 1894. Selama dalam tahanan, ia memberikan berbagai cerita kepada polisi, dan dihukum gantung hingga meninggal pada 7 Mei 1896.

Holmes mengaku telah membunuh 27 orang. Namun ada yang meneyebutkan bila korbannya berkisar antara 20 hingga 200 orang.

Media menjulukinya dengan beberapa sebutan. Seperti ‘The Torture Doctor’, ‘The Beast of Chicago’, ‘“Monster of 63rd Street, dan masih banyak lagi.

Setan di dalam diri

Salah satu qotes yang terkenal adala ketika dia menyebut bahwa alasan ia membunuh karena memang dia terlahir sebagai pembunuh lantaran ada setan di dalam dirinya.

Baca Juga: Dr Holmes Pembunuh Berantai Pertama di Amerika Serikat: Pemilik Hotel ‘Kematian’!

"Saya dilahirkan dengan setan dalam diri saya. Saya tidak bisa menghindari kenyataan bahwa saya seorang pembunuh, sama seperti penyair tidak bisa menghindari inspirasi untuk bernyanyi."

Nah, itulah kira-kira cerita pembunuh berantai H.H. Holmes. Artikel ini sekedar buat edukasi, bukang mengglorifikasi penjahat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Biography.com

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU