Senin, 13 JANUARI 2025 • 16:01 WIB

Kilas Balik Pembunuhan Hello Kitty: Kala Boneka Imut Jadi Tempat Penyimpanan Kepala Wanita!

Author

Boneka mermaid Hello Kitty yang menampung kepala Fan Man-yee

INDOZONE.ID - Boneka biasanya menjadi teman bermain anak-anak. Akan tetapi, pada 1999, di Hong Kong, boneka Hello Kitty justru jadi saksi bisu pembunuhan sadis.

Pada Mei 1999, polisi menemukan sebuah tengkorak di dalam boneka Mermaid Hello Kitty di sebuah apartemen, Distrik Tsim Sha Tsui, Hong Kong.

Ilustrasi tengkorak. (freepik)

Tengkorak tersebut teridentifikasi sebagai Fan Man-yee, seorang pelayan Klub. Pengungkapan kasus sadis ini berawal dari seorang gadis bernama Ah Fong (14) yang diganggu oleh hantu Man-yee selama berminggu-minggu.

Baca Juga: Perbedaan Ilmu Fengshui dan Arsitektur: Kolaborasi untuk Desain Ruang yang Harmonis

Ia menggambarkan arwah tersebut diikat dengan kabel listrik dan disiksa sampai mati.

Karena laporan ini, polisi menangkap Chan Man-lok. Dia bersama dengan dua antek lainnya bertanggung jawab atas kematian Man-yee.

Chan Man-lok ditangkap sebagai dalang utama di balik penculikan, penyiksaan, dan pembunuhan Man-yee usai sang korban mencuri uang darinya.

Pembunuhan Man-yee menjadi salah satu kasus paling mengegerkan masyarakat Hong Kong yang sering dikenal sebagai kasus pembunuhan Hello Kitty.

Latar Belakang Fan Man-yee

Fan Man-yee lahir pada 1976 di Shenzhen, Guangdong, China. Saat masih kecil, ia sudah ditelantarkan oleh keluarganya sehingga tumbuh di sebuah panti di Ma Tau Wai.

Di usia 15 tahun, ia terpaksa keluar dari panti tersebut karena batas usia. Karena tidak mempunyai tempat tinggal, ia kecanduan narkoba dan terpaksa menjadi seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) untuk hidup.

Hingga usia 23, ia mendapatkan pekerjaan sebagai pelayan klub malam, sambbil berusaha melawan kecanduan narkoba.

Pertemuan Fan Man-yee dengan Chan Man-lok

Di awal 1997, Man-yee bertemu dengan Chan Man-lok seorang pelanggan di klub yang berusia 34 tahun. Man-lok merupakan seorang sosialita yang juga merupakan seorang germo dan pengedar narkoba.

Tidak lama, Man-lok dengan anak buahnya sudah menjadi pelanggan reguler Man-yee di klub malam tersebut.

Pada akhir 1997, Man-yee berusaha untuk mencuri uang dari dompet Man-lok sebesar $4,000 HKD (hampir menyentuh Rp8,3 juta sekarang) karena merasa putus asa kekurangan biaya hidup dan narkoba.

Penculikan dan Penyiksaan Fan Man-yee

Man-lok meminta dua anak buahnya, Leung Shing-cho dan Leung Wai-lun, untuk menculik Man-yee di rumahnya.

Awalnya, mereka ingin memaksa Man-yee menjadi PSK untuk Man-lok dan mengambil seluruh pendapatannya sebagai balasan.

Namun, menurut sang ketua, rencana tersebut kurang menarik. Mereka memutuskan untuk menyiksa Man-yee di sebuah apartemen yang disewa.

Man-yee akan diikat, dipukul, dan diperkosa selama satu bulan lebih.

Baca Juga: 3 Fakta Unik Poppy, Bayi Kuda Nil Lucu yang Lahir di Kebun Binatang Richmond, Amerika Serikat

Kulit man-yee dikenakan lilin panas sehingga membakarnya. Tak cukup, Man-yee juga dipaksa untuk memakan kotoran manusia.

Ah Fong, merupakan salah satu dayang Man-lok. Walaupun di usia yang masih muda, Ah Fong juga terlibat dalam penyiksaan Man-yee.

Suatu saat, Ah Fong menghampiri Man-lok di apartemennya. Ia melihat sang pengedar narkoba sedang menendang kepala Man-yee sebanyak lima puluh kali.

Ah Fong memilih untuk ikut menendangnya. Akan tetapi, pihak pengadilan tidak menjelaskan lebih dalam perlakuan Ah Fong sebagai kesepakatan pembelaan.

Kematian Fan Man-yee

Setelah sebulan penyiksaan, Ah Fong mengetahui Man-yee telah meninggal. Anak buah Man-lok memindahkan jasad perempuan tersebut ke dalam bak mandi dan memotongnya dengan gergaji.

Kemudian, mereka memasak setiap bagian tubuh Man-yee secara terpisah untuk menghindari bau dan daging yang mulai membusuk.

Mereka pun merebus seluruh badan Man-yee, kecuali kepalanya. Setelah merebusnya, mereka memutuskan untuk menjahit kepala tersebut ke dalam boneka Mermaid Hello Kitty yang besar.

Selain anggota tubuhnya, Man-lok bersama anak buahnya menyimpan beberapa gigi Man-yee dan organ dalamnya di sebuah kantong plastik.

Penangkapan Chan Man-lok dan Anak Buahnya

Ah Fong melaporkan Man-lok dan anak buahnya ke pihak kepolisian. Sebagai bentuk imbalan perlindungan karena usia Ah Fong yang masih sangat mudah, gadis tersebut bersaksi untuk melawan Man-lok.

Hal ini juga menjadi upaya Ah Fong untuk menghilangkan rasa takut dan angker yang dialami selama ini. Oleh sebab itu, seluruh kerincian aktivitas diberikan kepada pengadilan.

Barang bukti yang ditemukan oleh pihak kepolisian sangat grafik dan mengganggu. Ditelusuri lebih lanjut, apartemen yang ditempati mempunyai banyak dekorasi Hello Kitty.

Pihak medis tidak mampu menentukan penyebab kematian Man-yee usai penyiksaan anggota tubuh Man-yee yang sudah dibuang.

Walaupun demikian, tidak dapat dipungkiri, apa yang dialami Man-yee, melibatkan Man-lok dengan dua anak buahnya.

Mereka dinyatakan bersalah atas pembunuhan berencana. Mereka dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dengan pembebasan bersyarat 20 tahun.

Penulis: Gadis Kinamulan Esthiningtyas

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Allthatsinteresting.com

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU