INDOZONE.ID - Rose West merupakan salah satu pembunuh berantai wanita paling mengerikan dalam sejarah Inggris.
Bersama suaminya, Fred West, Rose terlibat dalam serangkaian kejahatan brutal berupa penculikan, kekerasan seksual, pembunuhan, hingga mutilasi terhadap sejumlah wanita dan gadis muda selama bertahun-tahun.
Melansir laman Biography, Sabtu (08/05/2026) pasangan ini bertanggung jawab atas pembunuhan sedikitnya 10 korban antara 1971 hingga 1987.
Kejahatan mereka terungkap setelah penyelidikan polisi terhadap hilangnya putri mereka sendiri, Heather West.
Baca juga: Kisah Albert DeSalvo Serial Killer yang Mengaku sebagai Boston Strangler
Awal Kehidupan Rose West
Rose West lahir dengan nama Rosemary Pauline Letts pada 29 November 1953 di Barnstaple, Inggris. Masa kecilnya disebut penuh gejolak.
Berdasarkan laman Biography, ia tumbuh dalam lingkungan keluarga yang tidak stabil, dengan ayah yang memiliki gangguan mental serta dikenal keras dan menakutkan.
Sejak remaja, Rose diketahui memiliki perilaku agresif dan ledakan emosi yang sulit dikendalikan. Kehidupan pribadinya kemudian berubah drastis setelah bertemu Fred West saat masih berusia 15 tahun.
Hubungan keduanya berkembang cepat, lalu berujung pernikahan. Namun dari sinilah kisah kelam yang menggemparkan Inggris mulai terbentuk.
Rumah yang Menjadi Tempat Horor
Setelah menikah, Rose dan Fred tinggal di rumah mereka di Cromwell Street, Gloucester. Dari luar, rumah itu terlihat seperti hunian biasa.
Akan tetapi, tempat tersebut kemudian berubah menjadi lokasi berbagai tindakan keji yang mereka lakukan.
Korban-korban dibawa ke rumah itu, mengalami penyiksaan, kekerasan seksual, lalu dibunuh.
Beberapa jasad bahkan dimutilasi dan dikuburkan di area rumah, termasuk di bawah lantai dan halaman belakang.
Baca juga: Kisah Rodney Alcala Pembunuh The Dating Game yang Gemparkan AS
Hal yang paling mengejutkan, korban mereka bukan hanya orang luar. Anak-anak dalam keluarga sendiri juga menjadi korban kekerasan.
Putri sulung mereka, Heather West, diketahui dibunuh setelah mengungkap perlakuan buruk yang dialaminya.
Terbongkar Setelah Puluhan Tahun
Kejahatan keluarga West mulai terungkap pada 1990-an ketika polisi menyelidiki kasus kekerasan anak di rumah mereka.
Dari penyelidikan tersebut, aparat menemukan bukti yang mengarah pada hilangnya Heather West.
Penggalian di rumah Cromwell Street kemudian mengungkap sisa-sisa jasad manusia.
Berdasarkan laman Biography, total 12 korban akhirnya ditemukan di beberapa lokasi berbeda yang terkait dengan pasangan tersebut.
Baca juga: Nyata dan Mengerikan! Pria Ini Coba Bunuh Korban karena Yakin Dirinya Karakter 'Friday the 13th'
Fred West meninggal karena bunuh diri di sel tahanan sebelum persidangan selesai.
Sementara itu, Rose West diadili dan pada 1995 dinyatakan bersalah atas 10 dakwaan pembunuhan.
Dijatuhi Hukuman Seumur Hidup
Rose West dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tanpa kemungkinan bebas bersyarat.
Hingga kini, ia masih menjalani hukuman dan terus membantah keterlibatannya, meski juri menyatakan dirinya bersalah secara bulat.
Kasus Rose West hingga kini masih dikenang sebagai salah satu kisah kriminal paling mengerikan dalam sejarah Inggris, sekaligus menjadi simbol bagaimana kekejaman bisa tersembunyi di balik kehidupan yang terlihat biasa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Biography