Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 24 JUNI 2024 • 12:47 WIB

Aksi Biadab Ahmad Suradji Bunuh 49 Wanita Secara Brutal Demi Kesaktian: Dikubur Hidup-hidup hingga Gunakan Air Liur Korban

 

 

Aksi Biadab Ahmad Suradji Bunuh 49 Wanita Secara Brutal Demi Kesaktian: Dikubur Hidup-hidup hingga Gunakan Air Liur KorbanAhmad Suradji, pembunuh berantai asal Medan. (Photo/Istimewa)

INDOZONE.ID- Ahmad Suradji seperti tak ada rasa manusiawi karena tega membunuh sebanyak 42 wanita hanya demi kesaktian ilmu. Bagaimana pria ini bisa melakukan perbuatan brutal tersebut seorang diri.

Awalnya Ahmad Suradji membantah mengenai perkara tersebut ketika berhadapan dengan pihak Kepolisian. Bahkan, ketika ia diinterograsi sebanyak puluhan wanita itu ia masih bergeming. Seorang wanita bernama Tumini yang entah siapa Ahmad Suraji juga membantah hal ini.

Namun, pihak hakim tak lantas percaya begitu saja kepada pernyataan Ahmad Suradji yang seolah menutupi perbuatan bejatnya dan langsung memutuskan untuk menjatuhkan hukuman pada 27 April 1998 dan langsung menghukum mati saat itu juga, setelah disidang di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam, Sumatra Utara pada 22 Desember 1997.

Baca Juga: Kisah Marianne Bachmeier, Ibu di Jerman yang Tembak Pembunuh Anaknya hingga Tewas di Hadapan Hakim

Sementara itu, Tumini yang menutupi aksi bejat Ahmad Suradji juga divonis penjara seumur hidup dan harus mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Tanjung Gusta, Medan. Sebenarnya, Suradji sempat mengajukan permohonan grasi ke Presiden Megawati Soekarno Putri pada Agustus 2004, tapi setelah masa jabatannya habis dan digantikan SBY permohonan itu ditolak mentah – mentah oleh Presiden ke 5 itu pada 22 November 2007.

Suradji hanya meminta agar bisa bertemu dengan istrinya dan keluarganya. Permohonan itu sudah terkabul sebelum nyawanya dicabut secara paksa. Dan pada malam hari tepat pukul 22.00 suara letusan senapan api terdengr dari Perkebunan Karet di Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara. Dimana Suradji ditembak oleh pihak eksekutor personel satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Sumatra Utara.

Diketahui, dari 12 senaapn yang dipegang oleh sekitar 12 eksekutor hanya ada sekitar 3 peluru yang menghantam dengan tajam ke tubuh Ahmad Suradji dan membuatnya tewas. 3 butir peluru melesat mengenai target berjarak 10m dengan kecepatan 900 meter perdetik, dan menembus langsung dada pria itu yang matanya tertutup kain dan kaki serta tangan diikat di pohon.

Baca Juga: Misteri Kematian Roberto Calvi, Manajer Bank yang Tewas Tergantung di Jembatan Kota London Diduga Terkait Freemason dan Mafia

Kronologi Kebrutalan Ahmad Suradji Membunuh 49 Wanita

Aksi Biadab Ahmad Suradji Bunuh 49 Wanita Secara Brutal Demi Kesaktian: Dikubur Hidup-hidup hingga Gunakan Air Liur KorbanIlustrasi mayat. (Freepik)
Dilansir dari channel Youtube HISTORY Indonesia. Ahmad Suradji merupakan warga Desai Sei, Semayang, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang berusia sekitar 59 taun. Pada umur renta itu tak membuatnya untuk bertaubat, tapi justru mempersiapkan diri untuk jadi penghun neraka.

Ia secara brutal membantai 42 wanita dari tahun 1986 hingga 1997. Ia berprofesi sebagai dukun dan bodohnya puluhan wanita itu percaya dengan makhluk hina satu ini. Ahmad Suradji mengaku membunuh para wanita itu hanya untuk menambah kekebalan dan kesaktian. Para tetangganya sering memanggilnya dengan sebutan Nasib Klewang karena sering membawa golok saat bertani.

Semua perempuan yang datang ke rumah Suradji hanya berharap agar bisa mendapatkan ilmu pengasihan atau penglaris. Ia meminta setiap klien agar datang ke rumahnya itu membawa kembang telon, kemenyan putih, kemenyan Arab, dan jeruk perut.

Baca Juga: Kisah Eugen Weidmann, Sang Napi Terakhir di Perancis yang Dihukum Pancung depan Publik

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: YouTube

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Aksi Biadab Ahmad Suradji Bunuh 49 Wanita Secara Brutal Demi Kesaktian: Dikubur Hidup-hidup hingga Gunakan Air Liur Korban

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!