Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 10 JUNI 2024 • 15:20 WIB

Misteri Hilangnya Anak-Anak Sodder di Malam Natal 1945, yang Masih Dicari hingga Kini

Misteri Hilangnya Anak-Anak Sodder di Malam Natal 1945, yang Masih Dicari hingga KiniKeluarga Sodder

INDOZONE.ID - George Sodder lahir dengan nama asli Giorgio Soddu dengan kota Tula, Sardinia, Italia sebagai tempat lahirnya. Lahir di tahun 1895 dan pindah ke Amerika Serikat di usia 13 tahun.

Ia menetap di Pulau Ellis bersama Kakaknya, kemudian pindah ke Pennsylvania untuk bekerja sebagai pemberi makan dan minum untuk para pekerja kereta api di sana. George kembali pindah ke wilayah Smithers, West Virginia, untuk bekerja sebagai supir truk.

Setelah itu, dia membangun perusahaan kendaraannya sendiri. Saat itulah Ia bertemu dengan Jennie Cipriani, sang pujaan hati.

George dan Jennie pun pindah ke Fayetteville di kawasan yang dihuni oleh banyak orang Italia yang pindah ke AS.

Pada tahun 1923, anak pertamanya yang bernama John lahir. Bagi George, peribahasa "banyak anak, banyak rezeki" nampaknya sangat berlaku bagi kehidupannya.

Karena setelah anaknya lahir, usaha George semakin berkembang dengan pesat. Pada akhirnya, anak bungsu sekaligus anak ke-10 dari George dan Jennie yang bernama Sylvia dilahirkan pada tahun 1942.

Saat Perang Dunia 2 meletus, anak keduanya yang bernama Joe, memutuskan untuk bergabung dengan pasukan militer AS.

Soal pandangan politiknya, George sangat membenci pemerintahan Italia yang saat itu dipimpin oleh Benito Mussolini. Ia bahkan dengan berani menyuarakan pandangan politiknya di depan publik.

Sampai satu waktu pada bulan Oktober 1945, rumahnya George kedatangan seorang penjual asuransi. George dengan keras menolak kedatangan si penjual asuransi sambil menyuarakan pendapat politiknya.

Setelah itu, si penjual asuransi malah mengancam George dan keluarganya bahwa satu hari nanti Ia akan melihat rumahnya terbakar dan anak-anaknya akan menghilang di saat yang sama.

Setelah si penjual asuransi pergi, datang sejumlah orang dengan maksud melamar kerja di perusahaannya George.

Proses lamaran kerja pun berjalan normal, sampai para pelamar itu meminta izin ke toilet. Usai dari toilet, para pelamar itu berkata kalau penempatan kotak sekring di rumahnya George sangat berbahaya dan dapat memancing terjadinya kebakaran.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Misteri Palasik, Sosok Penghisap Darah Bayi di Ranah Minang

Para pelamar itu pergi, namun apa yang dikatakan salah satu dari mereka terkait kotak sekring di belakang rumahnya membuat George penasaran.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: BuzzFeed, Medium.com, Wikipedia Sodder Children Disappearance, The CrimeWire, Fayettetribune.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Misteri Hilangnya Anak-Anak Sodder di Malam Natal 1945, yang Masih Dicari hingga Kini

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!