Para Lansia perampok permata di Hatton Garden, London. (Youtube/Channel 4 News)
INDOZONE.ID - Tepat 9 tahun lalu, sebuah perampokan permata terjadi Hatton Garden, London, Inggris, dan disebut sebagai pencurian terbesar dalam sejarah hukum pidana di Inggris", demikian dijelaskan di pengadilan. Apalagi pelakunya adalah para pria berusia lanjut yang umurnya di atas 50 tahun.
Kawasan Hatton Garden terkenal dengan perdagangan berlian dan emasnya dan rawan perampokan, seperti yang pernah terjadi tahun 1994 dan 2003. Pihak keamanan mengaku bahwa keamanan Hatton Garden sukar ditembus meski harus mengakui kehebatan para pencuri.
Kawasan Hatton Garden yang penuh dengan bank dan tempat deposit permata dan logam mulia. (Wikipedia)
Para lansia tersebut terdiri dari Carl Wood (58), William Lincoln (60), Jon Harbinson (42), dan Hugh Doyle (48). Sementara itu, sebelumnya ada beberapa pria lai yang juga diduga terlibat dalam kasus ini.
Baca Juga: Perampokan Terbesar Sepanjang Masa di Dunia, Benarkah Dilakukan oleh Saddam Hussein?
Mengutip beberapa sumber, salah satunya Channel 4 News, permata dan logam mulia senilai £14 juta diambil ketika rampok membobol tembok menuju brankas.
Tembok brankas yang dibobol di Hatton Garden, London. (Youtube/Channel 4 News)
Perampokan tersebut direncanakan pada malam Jumat di sebuah pub dan terjadi selama akhir pekan Paskah, menurut Pengadilan Mahkamah Mahkota Woolwich.
Tiga diantaranya membantah konspirasi untuk melakukan pencurian. Sementara yang satu membantah akan tuduhan konspirasi untuk menyembunyikan atau mentransfer properti kriminal.
Para juri diperlihatkan rekaman CCTV gambaran sekelompok pria datang dengan van putih, dan dari dalamnya mengeluarkan berbagai alat, tas, balok logam, dan tong sampah.
Baca Juga: Great Brinks Robbery: Perampokan Bersenjata Terbesar yang Membawa Kabur Rp38 miliar
Para Lansia perampok permata di Hatton Garden, London. (Youtube/Channel 4 News)
Mereka mendengar bahwa saat di Hatton Garden, pria-pria tersebut menggunakan walkie-talkie untuk berkomunikasi.
Setelah masuk, para pria menggunakan sumur lift untuk mengakses lantai dasar, menonaktifkan alarm dan mengebor tembok brankas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber