Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 08 DESEMBER 2025 • 17:45 WIB

Tragedi Pointe-a-Pierre: 4 Penyelam Tewas Tersedot Pipa Saat Menjalankan Pemeliharaan

Tragedi Pointe-a-Pierre: 4 Penyelam Tewas Tersedot Pipa Saat Menjalankan PemeliharaanLima penyelam saat ingin menjalankan pemeliharaan (divemagazine.com)

INDOZONE.ID - Pada 25 Februari 2022, sebuah latihan pemeliharaan pipa minyak bawah air Pointe-a-Pierre berubah menjadi bencana yang merenggut empat nyawa penyelam.

Insiden ini melibatkan Paria Fuel Trading Company, yang memunculkan pertanyaan mengenai protokol keselamatan dan respon darurat. Pemeliharaan ini melibatkan lima orang penyelam, terjebak saat menjalankan operasi secara rutin. 

Salah satu penyelam yaitu Christopher Boodram berhasil melarikan diri, sedangkan empat lainnya, Kazim Ali Jr, Yusuf Henry, Fyzal Kurban, dan Rishi Nagassar tewas menjadi korban.

Keempat penyelam tersebut tewas tersedot ke dalam pipa di pelabuhan Pointe-a-Pierre. Upaya penyelamatan yang tersedot harus menghadapi tantangan besar, karena ruang sempit dan kondisi berbahaya.

Penyelam penyelamat dikerahkan untuk membantu proses evakuasi, tapi hasilnya hanya Boodram yang berhasil selamat. Sementara yang lainnya tidak bisa diselamatkan dan berakhir dengan kematian.

Baca juga: Sempat Dikira Korban Pembunuh Berantai, Ternyata Jasad Perempuan di Long Island Dibunuh Pacarnya Sendiri

Tuntutan Tanggung Jawab

Dampak dari tragedi ini, keluarga korban menuntut pertanggungjawaban dari pihak Paria Fuel Trading Company. Banyak orang juga menyoroti atas lemahnya sistem untuk prosedur keselamatan dan kesiapsiagaan darurat.

Selain itu, tragedi ini membuat dampak mental dan fisik yang dialami oleh Boodram, penyelam yang selamat. 

a menceritakan pengalaman traumatis tersebut, bahkan sebenarnya peluang dirinya selamat pun sangat tipis. Boodram juga sering mengalami mimpi buruk akibat insiden yang menimpanya tersebut.

Baca juga: Kisah Pilu George Stinney Jr: Bocah 14 Tahun yang Kena Vonis Rasial di AS

Laporan Penyelidikan

Sebuah penyelidikan atas tewasnya empat penyelam tersebut menyimpulkan, bahwa Paria Fuel Trading Company melakukan kelalaian, sehingga harus diadili atas tragedi tersebut.

Dari laporan Komisi Penyelidikan (CoE), Paria dinilai gagal untuk menjalankan kewajiban menjaga keselamatan para penyelam. Laporan tersebut bahkan berisi adanya penolakan perusahaan untuk mengizinkan misi penyelamatan bagi para penyelam.

Di dalam persidangan, Manajer Operasi Terminal Paria, Collin Piper menyebut bahwa keputusan untuk mencegah jatuhnya korban lainnya. Namun, dari laporan tersebut menyimpulkan tindakan tersebut tidak masuk akal. 

Baca juga: 5 Zodiak Cowok Paling Humoris yang Bikin Kamu Ketawa Tiap Hari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Divemagazine.com, History.howstuffworks.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Tragedi Pointe-a-Pierre: 4 Penyelam Tewas Tersedot Pipa Saat Menjalankan Pemeliharaan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!