Sosok Ed Gein, sang pembunuh dan perampok makam. (Biography.com)
INDOZONE.ID - Era 50-an di Amerika Serikat, khususnya di kawasan Plainfield, Wincounsin, pernah hidup seorang pembunuh keji yang sadis bernama Ed Gein.
Kejahatan mengerikan Ed Gein telah menginspirasi banyak karakter fiksi dan film , tetapi kisah nyata di balik "Jagal dari Plainfield" akan menjadi sorotan musim gugur ini.
Sosok pembunuh dan perampok makam ini adalah subjek berikutnya dari "Monster', antologi kejahatan Netflix yang populer dari salah satu kreatornya, Ryan Murphy.
Nah, berikut fakta menarik tentang sosok Ed Gein yang dikutip dari situs Biography
Ed Gein adalah seorang pembunuh dan perampok makam terkenal yang mengaku telah melakukan dua pembunuhan, tetapi diyakini terkait dengan sejumlah kasus lain yang belum terpecahkan.
Baca juga: Kisah Kekejaman Ed Gein, Si Penjarah Mayat untuk Digunakan Sebagai Figuran hingga Trofi
Setelah ia dicurigai dalam pembunuhan Bernice Worden pada tahun 1957 di Plainfield, Wisconsin, penyelidikan di rumah Gein menghasilkan penemuan mengerikan bahwa ia mengumpulkan organ manusia dan membuat pakaian serta aksesori dari bagian-bagian tubuh.
"Jagal dari Plainfield" akhirnya dihukum atas pembunuhan Worden dan dirawat di rumah sakit jiwa hingga kematiannya pada tahun 1984 di usia 77 tahun.
Fakta Singkat
NAMA LENGKAP: Edward Theodore Gein
LAHIR: 27 Agustus 1906
MENINGGAL: 26 Juli 1984
TEMPAT LAHIR: La Crosse, Wisconsin
ZODIAK: Virgo
Edward Theodore Gein lahir pada 27 Agustus 1906 di La Crosse, Wisconsin. Putra dari George, seorang ayah alkoholik yang pemalu, dan Augusta, seorang ibu yang sangat religius, Ed tumbuh bersama kakak laki-lakinya, Henry, dalam keluarga yang diperintah oleh khotbah-khotbah puritan ibunya tentang dosa-dosa hawa nafsu dan hasrat duniawi.
Sekitar tahun 1915, Augusta memindahkan keluarganya ke sebuah pertanian di luar Plainfield, Wisconsin. Ed jarang meninggalkan pertanian itu, kecuali untuk bersekolah.
Setelah George meninggal pada tahun 1940, Ed dan Henry mulai bekerja serabutan untuk menghidupi keluarga. Pada tahun 1944, kedua bersaudara itu sedang membakar semak belukar di properti tersebut, ketika api berkobar tak terkendali. Henry ditemukan tewas, dan meskipun awalnya diyakini sebagai akibat kebakaran, keadaan seputar kematiannya, serta aktivitas Ed selanjutnya, memunculkan dugaan bahwa adik laki-lakinya mungkin bertanggung jawab.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Biography.com