Mengungkap Misteri Patung Moai di Pulau Paskah yang Kini Jadi Emoji Kepala Batu Favorit Gen Z!
INDOZONE.ID - Moai, patung batu raksasa yang menjadi salah satu rekor dunia ini berbentuk manusia yang terletak di Pulau Paskah, merupakan peninggalan bersejarah yang diciptakan oleh suku Rapa Nui antara tahun 1250 hingga 1500 M.
Patung-patung ini diyakini mewakili leluhur mereka dan telah menjadi simbol kebanggaan budaya suku tersebut.
Terlebih di masa kini, patung ini menjadi emoji kepala batu favorit Gen Z ketika bersosial media.
Sebanyak hampir 1000 patung Moai telah ditemukan, menunjukkan keahlian luar biasa suku Rapa Nui dalam memahat batu.
Baca Juga: Sejarah Maulid Nabi Muhammad SAW: Jejak Awal Sang Pembawa Kebenaran
Dilansir dari National Geographic, sebagian besar Moai merupakan patung monolitis, yang berarti dipahat dari satu batu utuh.
Namun, beberapa Moai memiliki tambahan batu Pukao, yang merupakan batu terpisah yang diletakkan di bagian kepala.
Ukuran Moai sangat mengesankan, dengan patung tertinggi yang pernah digali memiliki tinggi hingga 10 meter dan berat mencapai 82 ton.
Baca Juga: Penemuan Berlian Langka 50,25 Karat di Botswana: Tambang Karowe Kembali Jadi Rekor Dunia!
Ciri khas Moai yang menarik perhatian adalah arah pandangannya.
Semua patung ini selalu menghadap ke pedalaman pulau, menjauhi samudra.
Para ahli percaya bahwa pandangan mereka mengarah ke desa-desa, seolah-olah menjaga para penduduk.
Baca Juga: Kisah Nyata Rumah Mungil Edith Macefield yang Ogah Digusur, Menginspirasi Film 'Up'
Salah satu misteri patung Moai terbesar yang menyelimuti patung-patung Moai selama berabad-abad adalah bagaimana suku Rapa Nui mampu memindahkan patung-patung raksasa ini dari tempat pembuatan mereka ke lokasi-lokasi yang tersebar di seluruh pulau.
Setelah bertahun-tahun penelitian, para ilmuwan kini percaya bahwa patung-patung ini sebenarnya dirancang agar bisa "berjalan".
Metode pemindahan ini melibatkan teknik khusus yang memungkinkan Moai diayunkan ke depan, seolah-olah mereka bergerak sendiri.
Temuan ini semakin memperkuat kekaguman terhadap kecerdikan suku Rapa Nui dalam mengelola sumber daya dan teknologi pada zamannya.
Baca Juga: Mengungkap 5 Misteri Telaga Sarangan, Salah Satunya Ada Sepasang Ular Naga Jadi Penunggunya
Moai tidak hanya menjadi simbol budaya dan spiritual bagi suku Rapa Nui, tetapi juga menjadi bukti kehebatan teknik pembuatan dan pemindahan patung di masa lalu.
Hingga kini, patung-patung Moai terus menarik minat peneliti dan wisatawan dari seluruh dunia, menjadikan Pulau Paskah sebagai salah satu situs arkeologi paling menakjubkan dan menjadi salah satu patung raksasa di dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: National Geographic